www.bisnistoday.co.id
Minggu , 6 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Kota Yogyakarta Hadapi Darurat Sampah
Nasional

Kota Yogyakarta Hadapi Darurat Sampah

ANGKUTAN SAMPAH dan Onggokan Sampah di berbagai sudut Kota Yogyakarta,
Social Media

YOGYAKARTA, Bisnistoday – Kondisi darurat sampah di Kota Yogyakarta dan sekitar sebagai dampak penutupan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Regional Piyungan, Yogyakarta. Penutupan TPA Regional ini, memicu onggokan sampah di berbagai wilayah yang berada di Kota Yogyakarta, Kab. Sleman serta Kb. Bantul.

Dodo Sambodo, Ketua Dewan Pakar Koalisi Kawali Indonesia Lestari dalam keteranganya di Yogyakarta, Kamis (10/8) mengutarakan, kebijakan penutupan TPA Piyungan, justru memicu kondisi darurat sampah di DIY dijadikan kebiasaan baru yang melanggar peraturan.

“Masyarakat dibiarkan untuk melakukan pembakaran sampah yang mencemari udara bahkan seolah-olah perbuatan melanggar hukum tersebut dibenarkan oleh aparat penegak hukum,” tutur Dodo Sambodo, dalam keteranganya.

Menurutnya, pemerintah kota dan kabupaten tidak memiliki solusi karena tidak memiliki TPA sendiri-sendiri, sehingga pelanggaran pencenaran lingkungan dibiarkan dan diamini oleh pemda.

“Darurat sampah yang dialami masyarakat se DIY tidak dimaknai sebagai ajakan pemda untuk masyarakat agar sadar dan bertanggung jawab terhadap sampahnya masing-masing, sehingga diharap akan terjadi perubahan sikap masyarakat  terhadap sampahnya,” terangnya.

Diketahui, penutupan TPA (Tempat Pembuangan Sampah Akhir) Piyungan Yogjakarta dilandasi kebijakan pemda dengan surat sekda No 658/ 8312 Tentang penutupan pelayanan TPA regional piyungan.

Pemberitahuan bahwa TPA Piyungan akan ditutup dari tanggal 23 Juli – 5 September 2023. Untuk itu kepada masyarakat harus mengolah sampahnya sendiri bekerjasama dengan kelurahan masing-masing.

Surat Sekda tertuju kepada Dinas LH Kota yogjakarta, Dinas LH Kabupaten Bantul dan Dinas LH Kabupaten Sleman, yang kemudian oleh ketiga Dinas LH diteruskan kepada Kepala Desa yang menjelaskan bahwa kelurahan di seluruh wilayah DIY, harus mengkelola sampahnya masing-masing dan tidak mengirimkan sampahnya ke TPA.

“Dua sampai tiga hari mulai ditutupnya TPA Piyungan, sudah nampak beberapa TPS baik yang ada di kota maupun pedesaan sudah mulai membludak. Disana sini sudah mulai banyak timbunan sampah yang dibakar baik oleh masyarat maupun oleh para petugas kelurahan bahkan petugas Dinas Lingkungan kabupaten.” /

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Abu Vulkanik
Nasional

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Dirasakan Warga Sekitar Jakarta

JAKARTA, Bisnistoday – Letusan Gunung Anak Krakatau mulai dirasakan warga di sekitar...

Pabrik Terbakar
Nasional

KEK Sei Mangkei Terbakar, Kemenperin Minta Segera Evaluasi Keselamatan Kerja

JAKARTA, Bisnistoday - Area pabrik PT Evyap Sabun Indonesia, Kawasan Ekonomi Khusus...

Nasional

Imbas Kasus Sidoarjo, BGN Audit Total Higiene Sanitasi Seluruh Dapur MBG

JAKARTA, Bisnistoday- Insiden dugaan keracunan yang menimpa 730 santri di Sidoarjo memicu...

Pesawat Garuda
Nasional

Insiden Pecah Ban, Pastikan Penanganan Pesawat Garuda Indonesia di Bandar Udara Sultan Hasanuddin Sesuai Prosedur

JAKARTA, Bisnistoday - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan  menerima laporan terkait...