www.bisnistoday.co.id
Selasa , 9 Juni 2026
Home GLOBAL Ledakan di Selat Hormuz Bikin Konflik AS-Iran Kembali Memanas
GLOBAL

Ledakan di Selat Hormuz Bikin Konflik AS-Iran Kembali Memanas

Gesekan terbaru antara pasukan AS dan Iran ini membuat upaya untuk mengakhiri konflik semakin sulit.

Rudal Iran (dok:Unsplash/Moslem daneshzadel)
Rudal Iran (dok:Unsplash/Moslem daneshzadel)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Militer AS melancarkan serangkaian serangan di dekat Selat Hormuz pada Selasa (26/5/2026) pagi, saat delegasi Iran berangkat menuju  Qatar untuk berunding guna mengakhiri perang AS-Israel di Iran.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengklaim serangan itu untuk melindungi pasukan AS dari kemungkinan ancaman pasukan Iran. Namun, mereka tidak memberikan rincian tentang serangan dan lokasinya.

“Target termasuk lokasi peluncuran rudal dan kapal-kapal Iran yang mencoba memasang ranjau,” kata Kapten Angkatan Laut Tim Hawkins, juru bicara CENTCOM, kepada Al Jazeera.

Media Iran melaporkan ledakan terjadi di Bandar Abbas, sekitar 70 km (42 mil) dari Selat Hormuz, di Iran selatan.

Serangan terbaru AS ini terjadi di tengah gencatan senjata yang telah berlaku sejak 8 April, dan di tengah upaya perundingan (yang dimediasi Qatar), untuk mengakhiri perang yang telah memicu krisis energi di seluruh dunia.

Koresponden Al Jazeera di Teheran mengatakan para pejabat Iran telah mengecam pelanggaran terang-terangan terhadap gencatan senjata oleh Amerika Serikat.

Seorang juru bicara senior angkatan bersenjata Iran memperingatkan serangan ini akan dibalas dengan respons yang jauh lebih berat dan dan akan membuat konflik ini makin meluas.

Sebelumnya, pada Senin, dalam sebuah unggahan panjang di Truth Social, Presiden AS Donald Trump mengatakan pembicaraan dengan Iran berjalan dengan baik, tetapi ia memperingatkan akan adanya serangan lebih lanjut jika tidak ada kesepakatan.

Serang Drone

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengklaim telah menembak jatuh sebuah drone AS, tanpa menyebutkan kapan. Mereka hanya menyatakan “Iran berhak untuk membalas.”

Beberapa sumber Iran mengatakan kepada Al Jazeera bahwa Korps Garda Revolusi Islam juga telah menargetkan sebuah kapal  sebelum serangan AS tersebut.

Gesekan  terbaru antara pasukan AS dan Iran ini membuat upaya untuk mengakhiri konflik semakin sulit.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rudal Iran (dok:Unsplash/Moslem daneshzadel)
GLOBAL

Perundingan AS-Iran Alot, Kedua Kubu Sama-sama Ngotot

JAKARTA, Bisnistoday – Perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran berlangsung alot....

Logo TikTok (dok:Unsplash/Solen Feyissa)
GLOBAL

Malaysia Minta TikTok Blokir Akun yang Hina Kerajaan

JAKARTA, Bisnistoday - Badan pengawas internet Malaysia meminta TikTok untuk mengambil tindakan...

Aktivis Global Sumud Flotilla yang dievakuasi ke Turki. (dok:Anadolu)
GLOBAL

Dunia Kecam Perlakuan Israel Terhadap Para Aktivis

JAKARTA, Bisnistoday - Israel telah mendeportasi ratusan aktivis asing yang diculik oleh...

Proyek Panel Surya di Danhuang, Tiongkok (Unsplashdarmau)
EnergiGLOBAL

Tiongkok dan Rusia Perkuat Kerja Sama di Bidang Energi

JAKARTA, Bisnistoday – Selain membahas situasi terkini kondisi global, pertemuan antara Presiden...