www.bisnistoday.co.id
Rabu , 22 Juli 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Transfer Teknologi, Kunci Dorong Industri Produksi Kimia Konstruksi
Ekonomi & Bisnis

Transfer Teknologi, Kunci Dorong Industri Produksi Kimia Konstruksi

Pekerja KOnstruksi
PEKERJA KONSTRUKSI lokal melakukan pekerjaan gedung di Jakarta.
Social Media

JAKARTA,Bisnistoday – Indonesia saat ini sedang membangun infrastruktur secara besar-besaran. Jalan, jembatan, bendungan, kawasan industri, perumahan, rumah sakit, hingga infrastruktur daerah terus tumbuh dengan nilai proyek mencapai triliunan rupiah setiap tahun.

Namun pertanyaannya sederhana: Apakah pengusaha daerah ikut menikmati nilai besar pembangunan ini atau hanya menjadi pasar?. Faktanya, sebagian besar material teknologi konstruksi masih dipasok dari luar daerah bahkan luar negeri.

John salah seorang Direktur CV John Hi-Tech Contrindo kepada Redaksi, Rabu, 27/5/26 mengatakan walaupun infrastruktur sedang dibangun di berbagai daerah, keterlibatan pengusaha lokal dengan produk kimia konstruksi mandiri, masih minim. Pengusaha lokal sering kali hanya menjadi distributor, pemasok biasa, atau sekadar penonton di wilayah yang justru sedang berkembang pesat.

“Padahal, ada sektor dengan kebutuhan terus meningkat, margin menjanjikan, dan persaingan yang masih terbuka lebar, salah satunya produk kimia konstruksi (construction chemicals),”katanya.

Produk kimia konstruksi ini sejatinya, menjadi komponen penting dalam proyek modern untuk meningkatkan kualitas, ketahanan, dan umur layanan bangunan. Beberapa produk kimia konstruksi yang banyak dibutuhkan konstruksi seperti : Admixture beton (superplasticizer, accelerator, water reducer), Waterproofing system, Repair mortar dan grouting material , Bonding agent & protective coating dan Surface treatment concrete dan floor hardener.

Tren terkini, kimia konstruksi bukan lagi produk pelengkap tetapi kebutuhan utama proyek berkualitas. Masalahnya, pasar daerah masih bergantung pada produk kimia konstruksi dari luar negeri dengan harga lebih tinggi, distribusi lebih lambat, dan dukungan teknis terbatas.

Sementara proyek terus berjalan setiap hari. Mengapa daerah terus membeli jika sebenarnya bisa memproduksi sendiri. CV John Hi-Tech Contrindo, akan melakukan program transfer teknologi dengan produk kimia konstruksi kepada para pengusaha di daerah. Agar supaya pengusaha daerah punya peluang nyata untuk naik kelas, tidak hanya menjadi pedagang saja tapi menjadi produsen.

Harapannya dari transfer knowledge terkait kimia konstruksi ini, para pengusaha daerah bisa menjadi raja yang punya peran maksimal dalam pembangunan infrastruktur di daerahnya sendiri.

Jadi, bukan hanya sekadar reseller dan bukan hanya distributor. Tetapi menjadi pemilik industri kimia konstruksi mandiri dengan dukungan formulasi, teknologi produksi, standardisasi mutu, hingga pendampingan bisnis dan pasar.

Selain itu, program ini juga dirancang agar pelaku usaha di daerah mampu: Menguasai teknologi produksi kimia konstruksi setara produk luar negeri; Membangun unit produksi mandiri sesuai kebutuhan pasar wilayah; Mendapat pendampingan teknis dan quality control: Masuk ke pasar proyek pemerintah, kontraktor, batching plant, dan developer; Menciptakan bisnis berkelanjutan dengan nilai tambah tinggi

Ini bukan sekadar peluang dagang tapi peluang membangun industri membangun infrastruktur. Ketika proyek terus tumbuh di daerah, kebutuhan produk akan terus meningkat. Mereka yang bergerak lebih awal akan menjadi pemain utama di wilayahnya.

Kini saatnya pengusaha daerah berhenti menjadi pasar dan mulai menjadi produsen teknologi konstruksi. Naik kelas menguasai teknologi. Produksi sendiri, turut membangun daerahnya, sekaligus ambil bagian dalam pembangunan nasional.Para pengusaha daerah yang ingin terlibat dalam transfer knowledge teknologi kimia konstruksi yang digagas CV John Hi-Tech Contrindo-Solusi problem beton bisa mengirimkan ke nanojbg@gmail.com.*//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

IKM Permesinan
Ekonomi & Bisnis

Diversifikasi Produk IKM Permesinan Dukung Produktifitas Sektor Pangan

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Perindustrian fokus mendampingi pelaku IKM permesinan dalam mengembangkan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Perpres Distribusi Barang Bersubsidi Lewat KDKMP Segera Terbit

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan Koperasi Desa Merah Putih...

Ekonomi & Bisnis

Fokus Perluas Basis Objek Pajak Baru, Menkeu Purbaya Jamin Stabilitas Dunia Usaha

JAKARTA, Bisnistoday - Pemerintah berkomitmen untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional dengan memastikan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kopdes Merah Putih Capai Transaksi Rp56,7 Miliar

JAKARTA, Bisnistoday - Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menunjukkan perkembangan yang signifikan...