JAKARTA, Bisnistoday -Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melaksanakan salat Idul Adha bersama warga negara Indonesia di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paris, Prancis, dalam rangkaian kunjungan resmi kenegaraan yang berlangsung pekan ini. Momen tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi Presiden dengan diaspora Indonesia yang tinggal di Negeri Menara Eiffel.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo tiba di Bandara Orly, Paris, setelah menempuh perjalanan sekitar 16 jam dari Jakarta. Kedatangan kepala negara disambut oleh pejabat pemerintah Prancis serta pasukan jajar kehormatan.
“Presiden Prabowo dijadwalkan akan melaksanakan salat Idul Adha dan silaturahmi dengan WNI di Wisma KBRI Paris,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis.
Kunjungan Presiden ke Prancis disebut telah direncanakan sejak tahun lalu dan beberapa kali mengalami penjadwalan ulang. Pemerintah berharap lawatan tersebut mampu memperkuat hubungan strategis Indonesia dan Prancis di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pertahanan, pendidikan, hingga kerja sama global.
Menurut Teddy, Indonesia dan Prancis saat ini memiliki hubungan yang saling melengkapi di panggung internasional. Indonesia dinilai menjadi gerbang penting Eropa menuju Asia, sementara Prancis berperan strategis sebagai pintu hubungan Asia Tenggara ke kawasan Eropa.
Disambut Diaspaora di Perancis
Selain agenda diplomatik, suasana hangat juga terasa saat ratusan diaspora Indonesia menyambut kedatangan Presiden di hotel tempatnya menginap di Paris. Warga yang datang sejak pagi mengaku bangga dapat bertemu langsung dengan kepala negara.
Ruth, warga asal Blitar yang telah menetap selama 23 tahun di Prancis, mengaku terharu bisa berjabat tangan dengan Presiden Prabowo.
“Saya sangat terhormat bisa bertemu beliau. Walaupun hanya sebentar, saya sangat tersentuh,” ujarnya penuh haru sambil menyampaikan ucapan selamat datang dalam bahasa Prancis, “Bienvenue, Bapak Presiden Prabowo Subianto.”
Antusiasme serupa juga datang dari mahasiswa Indonesia di Prancis. Reval, Evelyn, dan Syeril mengaku bangga mendapat kesempatan berdiskusi langsung dengan Presiden. Dalam pertemuan singkat itu, Prabowo sempat menanyakan bidang studi para mahasiswa dan memberikan motivasi agar mereka terus belajar dengan sungguh-sungguh.
Para mahasiswa berharap hubungan Indonesia dan Prancis semakin erat sehingga membuka peluang lebih luas bagi generasi muda Indonesia untuk belajar, berkolaborasi, sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia di kancah dunia.
Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi agenda diplomatik, tetapi juga menghadirkan rasa kedekatan antara pemerintah dan diaspora Indonesia di luar negeri./setpres/

