BEKASI, Bisnistoday – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) lanjutkan penerapan rekayasa lalu lintas di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek hingga arah Trans Jawa guna mendukung kelancaran arus mudik Idulfitri 1447H/2026.Saat ini, rekayasa lalu lintas berupa contraflow masih diberlakukan di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek mulai dari KM 36 sampai dengan KM 70 arah Cikampek atas diskresi Kepolisian sejak pukul 00.00 WIB.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan bahwa penerapan rekayasa lalu lintas tersebut merupakan bagian dari upaya bersama antara operator jalan tol dan Kepolisian dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama periode arus mudik.
“Pemberlakuan rekayasa lalu lintas berupa contraflow dan one way ini merupakan diskresi Kepolisian yang didukung oleh Jasamarga Transjawa Tol untuk menjaga kelancaran arus kendaraan menuju arah Trans Jawa. Kami mengimbau kepada pengguna jalan agar tetap memperhatikan rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mempersiapkan perjalanan dengan baik,” ujar Ria.
Selain itu, rekayasa lalu lintas one way Tahap I juga masih diterapkan mulai dari KM 70 Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek hingga KM 263 Ruas Jalan Tol Pejagan–Pemalang sejak kemarin pukul 15.18 WIB untuk mengurai kepadatan kendaraan yang menuju wilayah timur Trans Jawa.
Ria menambahkan bahwa JTT bersama Kepolisian dan seluruh stakeholder terkait terus melakukan pemantauan serta evaluasi terhadap kondisi lalu lintas guna memastikan pelayanan jalan tol tetap optimal selama periode mudik Lebaran tahun ini.
JTT kembali mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kecukupan saldo kartu uang elektronik sebelum memasuki jalan tol, menjaga kondisi kendaraan tetap prima, serta beristirahat di rest area apabila merasa lelah agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
Lonjakan Arus Mudik
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat, salama periode H-10 hingga H-5 (11–16 Maret 2026), tercatat sebanyak 290.799 kendaraan melintas menuju arah Timur melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. Volume lalu lintas tersebut meningkat signifikan sebesar 68,99% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 172.084 kendaraan.
“Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, saat ini JTT bersama Kepolisian telah menerapkan rekayasa lalu lintas berupa one way lokal atau bisa disebut sebagai one way tahap I mulai dari KM 70 Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek hingga KM 263 Ruas Jalan Tol Pejagan–Pemalang sejak pukul 15.18 WIB. Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo.
“Dilanjutkan dengan rekayasa lalu lintas contraflow KM 55 s.d KM 70 arah Cikampek Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek sejak pukul 20.43 WIB. Selain itu, untuk mendukung kelancaran arus kendaraan menuju Trans Jawa, JTT mengoperasikan sebanyak 22 gardu di Gerbang Tol Cikampek Utama. Pengoperasian gardu dilakukan secara optimal dan bersifat situasional, menyesuaikan dengan dinamika volume lalu lintas di lapangan guna memastikan kelancaran transaksi serta meminimalkan antrean kendaraan di gerbang tol,” tambah Ria.//










































