www.bisnistoday.co.id
Kamis , 13 Agustus 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis MenKopUKM Optimis Target Digitalisasi 30 Juta UMKM Dapat Tercapai
Ekonomi & Bisnis

MenKopUKM Optimis Target Digitalisasi 30 Juta UMKM Dapat Tercapai

MenKopUKM, Teten Masduki dan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo pada acara diskusi Flexing Lokal Bareng Google dan YouTube di Lokananta, Surakarta, Sabtu (12/8)
Social Media

SURAKARTA, Bisnistoday – Menteri Koperasi dan UMK (MenKopUKM), Teten Masduki mengatakan pemerintah managetkan menyelesaikan digitalisasi 30 juta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) tahun depan. Saat ini sudah 22 juta UMKM yang terhubung dengan ekosistem digital.

“Target Pak Presiden (Joko Widodo) cukup besar. Tahun 2024 sebanyak 30 juta UMKM harus terhubung dengan ekosistem digital, dan per hari ini baru 22 juta,” kata Menteri Teten pada acara #FlexingLokal bareng Google dan YouTube di Lokananta Solo, Jawa Tengah, Sabtu (12/8).

Menteri Teten optimistis mampu merealisasikan target tersebut sebelum tahun 2024 berakhir. Upaya yang dilakukan di antaranya melakukan percepatan digitalisasi dengan menyasar segmen UMKM, termasuk menyasar UMKM di pasar-pasar tradisional.

“Kami akan mempercepat digitalisasi, maka kita menyasar kota-kota. Termasuk juga pasar tradisional kita digitalisasi untuk bisa mengejar target,” ungkapnya.

Baca juga: Hari UMKM Nasional, KemenKopUKM Suguhkan Rangkaian Transformasi UMKM Masa Depan

Menteri Teten juga mengapresiasi para content creator yang sudah mempromosikan jenama (merek) lokal supaya menjadi konsumsi utama masyarakat Indonesia. Apalagi saat ini banyak jenama lokal yang cukup bagus. “Dengan begitu anak muda tidak lagi cari brand luar tapi lokal yang cocok di kantong,” katanya.

Untuk memperkuat dominasi produk lokal, pihaknya juga sudah melibatkan Google bagaimana menyetop baju bekas impor. “Kami perangi yang jualan lewat online. Saya minta Google jangan mewadahi. Saya juga ingin ajak Google kerja lebih konkrit, yakni mengerjakan SNI digital pada program Smesco agar kita punya ekosistem digital yang permanen,” katanya.

Harus Kuasai Pasar

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Teten mengatakan bahwa produk lokal harus menguasai pasar Indonesia agar tidak didominasi oleh barang dari luar negeri. “Ini penting kita terus memperkuat produk lokal, bagaimana jenama lokal menguasai pasar Indonesia”.

Ia mengatakan saat ini 53 persen ekonomi Indonesia ditopang oleh konsumsi rumah tangga. Jika angka tersebut terus dipertahankan di atas 50 persen maka tahun depan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa bertahan di atas 5 persen.

Dalam kesempatan sama, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut, kebijakan pemerintah tentang pembelajaan 40 persen APBD untuk UMKM merupakan langkah positif untuk meningkatkan kuakitas UMKM agar naik kelas.

“Target dari Pak Presiden, 40 persen APBD dibelanjakan untuk UMKM. Selama ini sudah kita lakukan, dengan memaksimalkan e-katalog. Salah satunya lewat Lapak Ganjar di Jawa Tengah,” ungkapnya.

Director of Government Affairs and Public Policy Google Indonesia, Putri Alam mengatakan dilakukan kolaborasi dengan pemerintah terkait akselerasi digital dengan tujuan untuk UKM sukses di Indonesia.

“Google juga membantu UMKM untuk percepatan atau transformasi digital melalui pelatihan-pelatihan untuk terus bertransformasi secara digital,” katanya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Menteri Koperasi
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Berkapasitas 45 Ton, Menkop Resmikan Pabrik CPO KUD Sejahtera di Musi Banyuasin

MUSI BANYUASIN, Bisnistoday — Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono meresmikan CPO milik...

Rapat KUR
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Bunga PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen, Berlaku Mulai September

JAKARTA, Bisnistoday – Pemerintah memastikan suku bunga pinjaman Program Membina Ekonomi Keluarga...

Ekonomi & Bisnis

BNI Dorong Gaya Hidup Sehat, Lewat Inovasi Digital 

JAKARTA, Bisnistoday,- Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan fisik serta mental meningkat...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menteri UMKM Tegaskan Ojol Tidak Dikenai Pajak

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman...