www.bisnistoday.co.id
Senin , 24 Agustus 2026
Home BURSA & KORPORASI Naiknya Harga Saham Sektor Teknologi Dorong Penguatan IHSG
BURSA & KORPORASI

Naiknya Harga Saham Sektor Teknologi Dorong Penguatan IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan, Senin (13/11) ditutup menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Rabu (18/5) ditutup menguat 148,95 poin ke posisi 6.793,41. Sementara indeks LQ 45 naik 11,88 poin ke posisi 1.016. Penguatan barometer perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kali ini dipimpin oleh naiknya saham sektor teknologi.

Tim Riset Indo Premier Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Rabu (18/5) menyebutkan, sentimen positif perdagangan kali ini adalah naiknya sigbifikan saham sektor teknologi dan solidnya data negara perdaganga.

Seperti diberitkan bahwa Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia mencetak surplus 7,56 miliar dolar AS pada April 2022, yang sekaligus menjadi surplus RI ke-24 kali berturut-turut.

Dengan demikian secara kumulatif neraca perdagangan RI pada Januari-April 2022, Indonesia mengalami surplus 16,89 miliar dolar AS.

Penguatan IHSG juga ditopang menguatnya indeks di bursa Wall Street secara signifikan seiring dengan adanya keterbukaan informasi, upgrade dari perusahaan investasi, dan kenaikan outlook.

Dibuka menguat, IHSG terus berada di zona hijau sepanjang sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG terus berada di teritori positif hingga penutupan perdagangan bursa saham.

Sepanjang perdagangan saham hari ini, saham yang mengalami penguatan terbesar diantaranya BCIC, PSKT, FORU, GOTO, BELL. Sedangkan, saham-saham yang mengalami penurunan terbesar diantaranya KKGI, EMTK, ECII, RAJA, ARTO.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor meningkat dengan sektor teknologi naik paling tinggi 5,57 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor barang konsumen primer masing-masing naik 2,21 persen dan 1,41 persen.

Sedangkan dua sektor terkoreksi dengan sektor energi dan sektor infrastruktur masing-masing turun 0,69 persen dan 0,68 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell di seluruh pasar sebesar Rp281,32 miliar. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi beli asing dengan jumlah jual bersih Rp60,11 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.382.795 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 23,29 miliar lembar saham senilai Rp17,44 triliun. Sebanyak 291 saham naik, 208 saham menurun, dan 188 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 251,45 poin atau 0,94 persen ke 26.911,2, Indeks Hang Seng naik 41,76 poin atau 0,2 persen ke 20.644,28, dan Indeks Straits Times meningkat 32,19 poin atau 1,01 persen ke 3.234,08./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

Asuransi BRI Life Raih Enam Penghargaan TADEA 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life meraih enam penghargaan dalam ajang...

PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025, serta melanjutkan pertumbuhan bisnis pada Semester I 2026. (dok: Ciputra Life)
BURSA & KORPORASI

Pertumbuhan Bisnis Ciputra Life Berlanjut di Semester I 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mencatatkan kinerja positif...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Dalam Penguatan Ekosistem UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) menegaskan komitmennya...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Perkuat Sinergi dengan Mitra Strategis

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life (BRI Life) memberikan apresiasi kepada...