www.bisnistoday.co.id
Kamis , 23 Juli 2026
Home EKONOMI Pasar Ekspor Kue ke Arab Saudi Menjanjikan
EKONOMISektor Riil

Pasar Ekspor Kue ke Arab Saudi Menjanjikan

PASAR EKSPOR KUE : Pertemuan Atase Perdagangan Riyadh dengan Perusahaan Raksasa Kue di Arab Saudi dan Kegiatan faisilitasi Misi Dagang di Riyadh Arab Saudi, baru-baru ini.
Social Media

RIYADH, Bisnistoday – Indonesia optimis dapat meningkatkan ekspor bahan baku produk makanan olahan organik khususnya gula aren dan gula merah. Optimis terbangun setelah Atase Perdagangan Indonesia di Arab Saudi Gunawan bertemu perusahaan besar di bidang industri pastri. 

“Kami optimis bisa meningkatkan peluang ekspor bahan baku produk makanan olahan ke Arab Saudi. Kebutuhan industri pastri di sini sangat besar dan masih membutuhkan bahan baku,” tegas Gunawan di Riyadh, Arab Saudi, Selasa (6/12). 

Melalui Kedutaan Besar RI di Arab Saudi, Atdag menggelar pertemuan dengan perusahaan raksasa yang khusus memproduksi kue-kue kering Saadeddin Group. Pertemuan digelar di Riyadh, Kamis (1/12) silam. 

Baca Juga : Hipermarket Indonesia Akan Buka di Arab Saudi 

Pertemuan dipimpin Dubes Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Abdul Aziz. Dalam pertemuan, industri kue Arab Saudi membutuhkan bahan baku organik untuk produk pastri khususnya gula aren dan gula merah. 

Saadeddin Group merupakan raksasa toko kue di Arab Saudi yang tengah mengembangkan konsep baru dalam melakukan ekspansi bisnis. Saat ini, Saadeddin telah memiliki jaringan 121 toko yang tersebar di wilayah Arab Saudi. Saadeddin juga tengah menjajaki berinvestasi dengan membuka gerai dan mengembangkan bisnis waralaba di Indonesia. 

Dubes Abdul mengungkapkan, Arab Saudi saat ini sedang melakukan kampanye hidup sehat dengan mengurangi konsumsi gula. Bahkan makanan olahan yang mengandung gula melebihi batas yang dipersyaratkan Otoritas Pemerintah Arab saudi dikenakan pajak. 

“Perusahaan manufaktur makanan olahan di Arab Saudi berupaya menganti gula dengan kandungan gula rendah kalori. Kondisi ini menjadi peluang Indonesia untuk menyuplai bahan baku untuk Saddedin, berupa gula rendah kalori seperti gula aren maupun gula merah,” kata Abdul. 

Gunawan menambahkan Saadeddin juga membutuhkan coklat yang berkualitas yang sebagian besar didatangkan dari Belgia. Selain itu, perusahaan ini juga mengembangkan beberapa kedai kopi di beberapa wilayah seperti di Dammam, Jeddah, Madinah, dan Mekah. 

“Indonesia berpotensi menyuplai kebutuhan coklat berkualitas untuk Saadedin. Perusahaan ini juga membutuhkan kopi yang berkualitas dan kopi Indonesia memiliki karakter yang cocok untuk menyuplai kebutuhan Saadeddin. Selain itu, Indonesia berpeluang mengirimkan tenaga kerja profesional seperti koki, ahli gizi, dan ahli makanan untuk Saadeddin,” jelas Gunawan. 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Pastikan Arah Penguatan Koperasi Saat Dialog dengan Penggerak Koperasi di Pamekasan

PAMEKASAN, Bisnistoday – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memberikan arahan sekaligus berdialog...

EKONOMIPerbankan & Asuransi

Perkuat Layanan, BRI Life Resmikan Wajah Baru Kantor Layanan Denpasar

JAKARTA, Bisnistoday - Asuransi BRI Life meresmikan wajah baru kantor layanan Denpasar...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Tegaskan Kolaborasi Peringatan Harkop Jatim Pilar Pembangunan Ekonomi Rakyat

PAMEKASAN, Bisnistoday – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengapresiasi penyelenggaraan puncak acara...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kinerja Moncer, Menkop Apresiasi 10 KDKMP Jatim Catatkan Transaksi Tertinggi

PAMEKASAN, Bisnistoday - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengapresiasi capaian luar biasa...