www.bisnistoday.co.id
Rabu , 29 Juli 2026
Home NASIONAL & POLITIK Patok Liar Tanah di IKN Nusantara Meresahkan Masyarakat
NASIONAL & POLITIK

Patok Liar Tanah di IKN Nusantara Meresahkan Masyarakat

PEMATOKAN LIAR : Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Kementerian ATR/BPN, Yulia Jaya Nirmawati
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memastikan patok mendadak dipastikan tidak resmi, dan merupakan ulah oknum yang tidak bertanggungjawab.

Pematokan liar di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Negara, Nusantara menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah lokasi muncul patok liar seperti di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. 

Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Kementerian ATR/BPN, Yulia Jaya Nirmawati saat ditemui di Kantor Pusat Kementerian ATR/BPN, Jakarta (31/5). Ia menyatakan bahwa patok ilegal tersebut berada di Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) dan di wilayah Inhutani. 

“Jajaran Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Timur sudah berkoordinasi dengan Polda (Kepolisian Daerah, red). Pihak Polda pun sudah langsung ke lapangan. Patok-patok tersebut dipasang oleh orang tidak dikenal. Sudah dicabut atau dibuang juga oleh masyarakat setempat,” ujar Yulia Jaya.

Yulia Jaya Nirmawati menambahkan, bila bicara soal patok yang merupakan hasil pasang dari Kementerian ATR/BPN, lokasinya berada di Areal Penggunaan Lain (APL) KIPP. “Pemasangan di APL ini bukan termasuk liar, karena sebelumnya sudah terlebih dahulu diadakan sosialisasi. Dan dari sosialisasi juga tidak ada masyarakat yang komplain soal patok batas tanah ini,” jelasnya.

Menurut Kepala Biro Humas Kementerian ATR/BPN, pemasangan patok ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat rencana pengembangan di kemudian hari. Adanya patok di lahan-lahan tersebut juga dapat mengurangi risiko sengketa akibat tumpang tindih klaim kepemilikan tanah.

Pada kesempatan lain, dilansir dari laman Kompas.com, Sekretaris Camat Sepaku, Adi Kustaman mengungkapkan, pihaknya sebenarnya telah berkomunikasi dengan warga yang lahannya masuk KIPP. Tak berhenti di situ, selain kesertaannya pada saat sosialisasi, Adi Kustaman juga ikut mendampingi pemerintah dalam pemasangan patok KIPP. 

“Dari total lahan KIPP, sekitar 1.000 hektar statusnya areal penggunaan lain atau APL. Ada yang dikuasai masyarakat, ada yang aset tanah dan bangunan milik pemerintah daerah, serta ada juga lahan yang dikuasai perusahaan,” terangnya.

Adapun pihak lainnya yang terlibat langsung dalam sosialisasi ialah perwakilan Kantor Wilayah BPN Kalimantan Timur, pemerintah desa, dan perangkat kecamatan. Yang kemudian, informasi dari sosialisasi tersebut untuk diteruskan kembali kepada masyarakat terkait yang berada di sekitar KIPP IKN./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Fahri Hamzah
NasionalNASIONAL & POLITIK

Fahri Hamzah Bahas Transformasi Kota Bersama Sultan DIY

YOGYAKARTA, Bisnistoday – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah...

Wamen ATR/BPN
NasionalNASIONAL & POLITIK

Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden

JAKARTA, Bisnistoday  - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan...

Bahlil Sentil Menteri Perumahan maruara sirait prabowo hipmi
NasionalNASIONAL & POLITIK

Canda Bahlil Colek Kinerja Perumahan di Depan Prabowo

LAMPUNG, BisnisToday - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Bahlil...

Fahri Hamzah Dorong Reformasi Total Sektor Perumahan Nasional_Baku Menjadi Alarm Dunia
NasionalNASIONAL & POLITIK

Fahri Hamzah Dorong Reformasi Total Sektor Perumahan Nasional

Jakarta, BisnisToday - Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Fahri Hamzah,...