www.bisnistoday.co.id
Kamis , 15 Oktober 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Pelaku Usaha Bogasari Nusantara Catat Potensi Transaksi Rp3,49 Triliun di Pameran Negeri Sakura
Ekonomi & Bisnis

Pelaku Usaha Bogasari Nusantara Catat Potensi Transaksi Rp3,49 Triliun di Pameran Negeri Sakura

Pameran Mamin
PAMERAN boga bahari di Jepang, yaitu “The 28th Japan International Seafood & Technology Expo (JISTE) 2026” di Tokyo, baru-baru ini.
Social Media

TOKYO, Binsistoday – Pelaku usaha boga bahari Indonesia mencatatkan potensi transaksi sebesar USD 198,33 juta, atau setara Rp3,49 triliun, dalam pameran boga bahari di Jepang, yaitu “The 28th Japan International Seafood & Technology Expo (JISTE) 2026”. Pameran tersebut terselenggara pada 19-21 Agustus 2026 di Tokyo Big Sight, Tokyo.

Menurut Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi, potensi transaksi tersebut merefleksikan besarnya potensi pasar produk perikanan Indonesia di Jepang. Ia pun mengajak eksportir produk boga bahari Indonesia untuk terus mengoptimalkan implementasi Protokol Perubahan Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) dalam upaya menembus pasar produk ikan olahan Negeri Sakura.

“Potensi transaksi pada JISTE 2026 menunjukkan tingginya daya saing produk perikanan Indonesia di Jepang. Peluang nyata ini dapat terus dimanfaatkan oleh pelaku usaha Indonesia, termasuk dengan mengoptimalkan implementasi Protokol Perubahan IJEPA. Dengan kerja sama tersebut, akses pasar ke Jepang semakin terbuka melalui kebijakan tarif nol persen untuk produk ikan olahan asal Indonesia,” ujar Puntodewi secara terpisah.

Berdasarkan penjajakan bisnis (business matching) antara eksportir Indonesia dan buyer Jepang selama pameran, tuna dalam berbagai bentuk dan olahannya menjadi produk dengan potensi transaksi terbesar. Produk lainnya yang direspons positif meliputi gurita, ikan kisu, serta produk udang goreng (ebi fry). Selain itu, cakalang, rajungan, cumi-cumi, sotong, olahan ikan teri (chirimen), telur ikan (tobiko), bulu babi (uni), serta berbagai produk hasil laut olahan menarik perhatian buyer.

Baca Juga : Produk Mamin Indonesia Diminati di Pameran Food and Beverages West Africa 

Duta Besar RI untuk Jepang, Nurmala Kartini Sjahrir, mengatakan, implementasi Protokol Perubahan IJEPA yang memberikan tarif nol persen untuk produk ikan olahan asal Indonesia telah membuka pasar yang lebih luas. Hal ini sangat diperlukan, mengingat sektor perikanan merupakan salah satu pilar penting dalam hubungan ekonomi Indonesia dan Jepang.

“Selain itu, untuk menjaga kepercayaan mitra Jepang, pelaku usaha Indonesia perlu menunjukkan komitmen, konsistensi, dan kontinuitas pasokan. Kepercayaan dari mitra Jepang dibangun tidak hanya dari kualitas produk, tetapi juga dari keandalan dan transparansi dalam memenuhi komitmen,” ujar Dubes Kartini.

JISTE 2026 diikuti 700 perusahaan dari 19 negara dan dikunjungi 30.091 pengunjung, meningkat 7,73 persen dibandingkan JISTE 2025 dengan 27.932 pengunjung. Sementara itu, Paviliun Indonesia di JISTE 2026 menempati area seluas 72 m2 dan diikuti 14 perusahaan Indonesia. Keikutsertaan tersebut merupakan hasil kolaborasi Kemendag melalui Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Osaka dan Atase Perdagangan Tokyo, Kedutaan Besar RI Tokyo, Bank Negara Indonesia, Bank Rakyat Indonesia, dan ASEAN-Japan Centre.

Perusahaan-perusahaan yang ikut serta adalah PT Unimitra Andalan Sejati, PT Bahari Biru Nusantara, CV Karimun Mina Sejahtera, PT Sinar Surya Alam, PT Kilau Marine International, PT Berkat Matsya Nusantara, PT Amy Pasifik Morotai, PT Nirvana Niaga Sejahtera, PT Empat Berkah Milioner, PT Edmar Mandiri Jaya, PT Makan Udangnya Indonesia, PT Buana Laut Nusantara, PT United Oceans Worldwide, dan PT FLX International Group.//

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Panen Sawit
Ekonomi & Bisnis

Industri Sawit Masuki Keseimbangan Baru, IPOSS: Produksi Hanya Tumbuh 1,86%

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Industri sawit Indonesia memasuki babak perubahan. Untuk pertama kalinya,...

Menperin
Ekonomi & Bisnis

Temui GAPMMI dan IISIA, Menperin Sarmuji Siapkan Solusi Bahan Baku

JAKARTA, Bisnistoday.co.id- Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji penyediaan bahan baku yang kompetitif...

Toko Emas
Ekonomi & Bisnis

Harga Referensi Emas Periode Oktober 2026 Kembali Turun

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Kementerian Perdagangan telah menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan...

Stadion H Agus Salim
Ekonomi & Bisnis

Stadion H. Agus Salim Dipugar Kembali Bercirikan Rumah Adat Minangkabau

PADANG, Binsistoday.co.id - PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) membangun kembali Stadion...