www.bisnistoday.co.id
Selasa , 10 Maret 2026
Home EKONOMI Ekonomi Rakyat Penuhi Pasar Minyak Sawit Eropa, Menkop Perkuat Hilirisasi Sawit Berbasis Koperasi
Ekonomi Rakyat

Penuhi Pasar Minyak Sawit Eropa, Menkop Perkuat Hilirisasi Sawit Berbasis Koperasi

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Koperasi (Menkop), Budi Arie Setiadi menekankan bahwa pihaknya bakal terus memperkuat hilirisasi sawit berbasis koperasi, karena fakta tingginya kebutuhan masyarakat Uni Eropa akan palm oil atau minyak sawit.

Pernyataan tersebut diungkapkan Menkop usai menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Mr HE Denis Chaibi dan delegasi di Jakarta, Jumat (11/4). “Pertemuan ini membahas proyek kerja sama yang potensial didanai oleh Uni Eropa untuk penguatan dukungan koperasi sebagai instrumen pengembangan komoditas berkelanjutan khususnya program peningkatan ketertelusuran dan keberlanjutan minyak sawit (palm oil),” ucap Menkop Budi Arie.

Menkop juga menjelaskan bahwa Uni Eropa merupakan mitra strategis Indonesia untuk mendukung pengembangan koperasi melalui pembelajaran praktik terbaik pengembangan koperasi di Eropa termasuk juga potensi kerja sama atau funding.

Bagi Menkop, kolaborasi ini membuka peluang besar bagi koperasi di Indonesia untuk menembus pasar Eropa melalui produksi yang berkelanjutan dan berbasis koperasi.

“Langkah ini juga mendukung program nasional Koperasi Desa Merah Putih yang diusung Presiden Prabowo Subianto,” imbuh Menkop Budi Arie.

Selain itu, lanjut Menkop, langkah ini juga sebagai tindak lanjut dari program pemerintah untuk melakukan hilirisasi sumber daya alam (SDA). “Koperasi mempunyai potensi untuk menggarap berbagai hilirisasi mulai dari mineral seperti nikel, lithium, bauksit, dan tembaga, termasuk sawit,” kata Menkop.

“Koperasi modern semakin berperan penting dalam mendorong hilirisasi sumber daya alam di berbagai daerah di Indonesia, sekaligus menguatkan industri menengah nasional,” ucap Menkop Budi Arie.

Menkop merujuk langkah dimana koperasi mampu mengolah bahan mentah menjadi produk berkualitas tinggi, sehingga meningkatkan nilai tambah.

“Dengan adanya pabrik yang dikelola oleh koperasi, maka petani mendapat nilai tambah dari kebun sawitnya. Bukan hanya dijual tandan buah segar (TBS), tetapi bisa diolah,” ujar Menkop Budi Arie.

Baca juga:GAPKI Optimis Pasar Sawit di Asia Tengah Meningkat

Dalam kesempatan yang sama Duta Besar Uni Eropa menyampaikan juga mengenai proyek yang dapat didanai oleh Uni Eropa untuk komoditas berkelanjutan antara lain kayu (Timber), Minyak sawit (Palm Oil), Karet (Rubber), Coklat (Cocoa) dan Kopi (coffee)./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Pedagang
Ekonomi Rakyat

Krisis Energi Global, APKLI Minta Usaha Mikro Gunakan Kompor Listrik

JAKARTA, Bisnistoday – Perang Iran dengan Israel serta AS belum memberikan tanda...

Kopdes Merah Putih
Ekonomi Rakyat

Dana Desa Dipangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pengamat Usul Realokasi Subsidi KUR

JAKARTA. Bisnitoday - Kebijakan pemerintah yang memangkas Dana Desa untuk mendukung pembangunan...

Ekonomi Rakyat

UMKM di Aceh Tamiang sebagian Besar telah Pulih

[caption id="attachment_46520" align="alignright" width="300"] Ilustrasi: Pantai di Aceh[/caption] JAKARTA, Bisnistoday - Sebanyak...

Menaker
Ekonomi Rakyat

Menaker Ajak Ojol dan Kurir Manfaatkan Diskon Iuran Jaminan Sosial, Perlindungan Makin Terjangkau

JAKARTA, Bisnistoday – Kabar baik bagi pengemudi ojek online, kurir, dan sopir...