JAKARTA – Sektor ekonomi kerakyatan nasional kembali mencatatkan prestasi gemilang melalui pencapaian salah satu lembaga keuangan berbasis gotong royong terkemuka, Koperasi Kana. Lembaga tersebut sukses memboyong dua penghargaan sekaligus dalam ajang apresiasi berskala nasional yang didukung oleh Kementerian Koperasi.
“Penghargaan ini merupakan langkah positif untuk mendorong koperasi agar tidak hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga memiliki tata kelola yang baik,” ujar Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, dalam keterangannya, dikutip Jumat (17/7/2026).
Ferry menegaskan bahwa kepatuhan terhadap regulasi dan adaptasi teknologi menjadi instrumen wajib yang harus dimiliki oleh koperasi modern saat ini. Kehadiran tata kelola yang profesional diyakini mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat luas terhadap pilar ekonomi nasional.
Dalam proses penilaian yang berlangsung ketat, seluruh peserta diwajibkan memenuhi sejumlah parameter legalitas formal dan administrasi organisasi yang sah. Pemenuhan agenda rapat tahunan secara rutin serta kepemilikan nomor induk operasional menjadi prasyarat mutlak untuk menjamin akuntabilitas lembaga.
Adapun dua predikat yang berhasil diraih adalah Best Cooperatives Sustainability Performance Award 2026, yakni Koperasi dengan Kinerja Ekonomi Terbaik dan Koperasi dengan Kinerja Sosial Terbaik. Capaian ini menjadi pembuktian nyata atas keberhasilan manajemen dalam menyeimbangkan antara orientasi bisnis dan pemenuhan kebutuhan anggota.
Bagi manajemen Koperasi Kana, apresiasi yang diterima ini dipandang sebagai buah dari komitmen kolektif seluruh elemen yang terintegrasi di dalam organisasi. Keseimbangan antara profitabilitas usaha dan aksi kepedulian sosial dinilai menjadi kunci utama keberlanjutan roda kelembagaan mereka.
“Semangat gotong royong akan tetap menjadi kekuatan utama koperasi, namun kepercayaan anggota hari ini juga dibangun melalui tata kelola yang baik,” kata Ketua Koperasi Kana, Jonathan Danang Wardhana.
Jonathan memaparkan bahwa esensi utama dari pencapaian ini adalah komitmen untuk terus melahirkan kemanfaatan nyata yang dapat dirasakan oleh lingkungan sekitar. Evaluasi kinerja secara konsisten akan terus dioptimalkan demi menjawab tantangan dinamika pasar yang kian dinamis.
Langkah penguatan sektor pelayanan dan inovasi produk berbasis digital dipastikan akan menjadi fokus prioritas operasional lembaga pada fase berikutnya. Konsistensi dalam menjaga kepercayaan publik diharapkan mampu menginspirasi pelaku ekonomi kerakyatan lainnya di seluruh penjuru tanah air.E2










































