www.bisnistoday.co.id
Minggu , 4 Oktober 2026
Home EKONOMI Penyerapan Anggaran Kementerian ATR/BPN Capai 28 Persen
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Penyerapan Anggaran Kementerian ATR/BPN Capai 28 Persen

RAPAT DENGAR PENDAPAT : Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), di Ayana Midplaza, Jakarta pada Selasa (14/6).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), di Ayana Midplaza, Jakarta pada Selasa (14/6). RDP tersebut beragendakan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun anggaran 2023 yang dihadiri oleh jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN di tingkat pusat.

Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Himawan Arief Sugoto memaparkan bahwa capaian program dan anggaran Kementerian ATR/BPN setelah perubahan anggaran per tanggal 6 Juni 2022 adalah sebesar Rp2.138.199.580.000 (dua triliun seratus tiga puluh delapan miliar seratus sembilan puluh sembilan juta lima ratus delapan puluh ribu rupiah) atau sebesar 28,02% dari total Pagu DIPA berjalan sebesar Rp7.630.765.107.000 (tujuh triliun enam ratus tiga puluh miliar tujuh ratus enam puluh lima juta seratus tujuh ribu rupiah).

Himawan Arief Sugoto menyampaikan, berdasarkan Surat Edaran Bersama Menteri Keuangan Republik Indonesia, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Nomor S-353/MK.02/2022 dan Nomor B.301/M.PPN/D.8/PP.04.02/04/2022. Pagu indikatif Kementerian ATR/BPN Tahun 2023, yaitu sebesar Rp7.490.840.652.000 (tujuh triliun empat ratus sembilan puluh miliar delapan ratus empat puluh juta enam ratus lima puluh dua ribu rupiah).

“Pagu indikatif tersebut dengan rincian per sumber dana berasal dari Rupiah Murni (RM) sebesar Rp5.053.953.027.000 (lima triliun lima puluh tiga miliar sembilan ratus lima puluh tiga juta dua puluh tujuh ribu rupiah), Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp1.909.559.649.000 (satu triliun sembilan ratus sembilan miliar lima ratus lima puluh sembilan juta enam ratus empat puluh sembilan ribu rupiah), serta Pinjaman Luar Negeri (PLN) sebesar Rp527.327.976.000 (lima ratus dua puluh tujuh miliar tiga ratus dua puluh tujuh juta sembilan ratus tujuh puluh enam ribu rupiah),” ungkap Himawan Arief Sugoto.

Ia menambahkan, pagu indikatif tahun 2023 dialokasikan untuk tiga program kegiatan utama. “Untuk Program Dukungan Manajemen dengan pendanaan Rp4.566.574.862, Program Pengelolaan dan Pelayanan Pertanahan Rp2.774.264.779, dan Program Penyelenggaraan Penataan Ruang sebesar Rp150.001.011,” jelasnya.

“Adapun output utama Kementerian ATR/BPN pada pagu anggaran tahun 2023 antara lain tersedianya infrastruktur geospasial tematik pertanahan dan ruang; peningkatan pendaftaran tanah untuk kepastian hak atas tanah dan ruang; terwujudnya aset dan akses reform dalam Reforma Agraria,” tambahnya.

Menutup RDP tersebut, Pimpinan RDP, Saan Mustopa mewakili Komisi II DPR RI menyampaikan bahwa menyetujui usulan jumlah pagu indikatif RAPBN Tahun 2023 Kementerian ATR/BPN sebesar Rp7.490.840.652.000 (tujuh triliun empat ratus sembilan puluh miliar delapan ratus empat puluh juta enam ratus lima puluh dua ribu rupiah). 

“Kami meminta kepada Kementerian ATR/BPN untuk mengalokasikan atau melakukan pergeseran anggaran pada masing-masing program atau kegiatan sesuai dengan saran dan masukan yang disampaikan oleh anggota Komisi II DPR RI, yang kemudian akan dibahas pada rapat selanjutnya,” tuturnya./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Ekonomi & Bisnis

Dua Hari Operasi Tanpa Tarif, Jalan Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Layani 24 Ribu Kendaraan

PROBOLINGGO, Bisnistoday.co.id - PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) mencatat sebanyak 24.914 kendaraan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

OJK Tetapkan Perlakuan Khusus Kredit Bagi Debitur Terdampak Bencana di NTT

JAKARTA, Bisnistoday - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan perlakuan khusus atas kredit/pembiayaan...

Menteri Perindustrian
Ekonomi & Bisnis

Menperin Sarmuji: Industri Tumpuan Daya Ungkit Pertumbuhan Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menegaskan sektor industri merupakan tumpuan...

Ekonomi & Bisnis

Komitmen Layanan Terbaik Bawa Didimax Raih Peringkat Tertinggi Grade A+++ Bappebti

JAKARTA, Bisnistoday.co.id,- ​PT Didimax Pialang Berjangka mencatatkan prestasi membanggakan pada paruh pertama...