www.bisnistoday.co.id
Minggu , 27 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Politik & Keamanan Prabowo Cukup Defensif dan Stabil Walau Dikeroyok
Politik & Keamanan

Prabowo Cukup Defensif dan Stabil Walau Dikeroyok

CAPRES PRABOWO
CAPRES Paslon 2, Prabowo Subianto saat memberikan paparan./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Menanggapi debat Calon Presiden dalam pemilu 2024, Kawulo Alit Indonesia (KAI) menilai Capres Paslon 2, Prabowo Subianto berupaya bertahan dari serangan bertubi-tubi kepada dirinya.Sejak awal pelaksanaan debat, Capres Paslon 2 mendapat serangan.

“Walau diserang, dikeroyok Anies dan Ganjar secara over-ovensif namun Prabowo tampil defensif dan stabil. Good luck, Prabowo Subianto pantas jadi Preiden RI 2024-2029,” ungkap Presiden Kawulo Alit Indonesia (KAI) dr Ali Mahsun ATMO M Biomed, di Jakarta, Minggu (7/1).

Debat Capres Pemilu 2024 ketiga ini mengusung tema: Pertahanan, Keamanan, Geopolitik, Politik Luar Negeri, Globalisasi, dan Hubungan Internasional telah digelar KPU RI, Minggu,  7 Januari 2024 di Jakarta. “Deban berjalan lancar dan baik,” ucapnya.

Menurut Ali Mahsun, cukup beralasan dan obyektif, lebih lanjut Ali Mahsun ATMO yang juga Ketua Umum Komite Ekonomi Rakyat Indonesia (KERIS), Capres Anies sejak menyampaikan visi misi dan program sudah menyerang Prabowo Subianto hingga akhir debat secara over-ofensif.

“Demikian pula Capres Ganjar ditengah jalannya waktu hingga akhir  debat. Bahkan Ganjar beri nilai kinerja Kemenhan RI Prabowo dengan skor 5 dan Anies 11 dari 100 atau skor 1,1 dari 10,” urainya.

Namun, tambah Ali Mahsun, kematangan dan pengalaman seorang pemimpin, niat tulus dan ikhlas, serta kesamaan antara pikiran, hati, ucapan dan tindakan teruji dalam debat capres kali ini. “Dan Prabowo Subianto tunjukkan kepada rakyat dan bangsa Indonesia pantas jadi Presiden RI 2024-2029.”

Ketua Umum APKLI Perjuangan ini menuturkan, pemimpin itu, apalagi jadi Presiden RI harus memiliki hati yang baik. Harus selalu berprasangka baik kepada yang lain. Bukan sebaliknya berusaha dan selalu cari kelemahan dan kesalahan yang lain.

“Kenapa? Karena pemimpin Indonesia harus selalu ditengah-tengah dan merangkul segenap elemen kekuatan ditengah beragam varian perbedaan bangsa Indonesia,” tuturnya.

Ali Mahsun menambahkan, walau menghadapi persoalan atau masalah seberat apa pun harus mampu mengkanalisasi, mencarikan solusi dan menyelesaikan secara baik dan benar dengan selalu kedepankan kepentingan rakyat, bangsa dan negara./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra saat memberikan kuliah padaB.J. Habibie Memorial Lecture 2026 . (Adi/Bisnistoday)
Politik & Keamanan

Yusril Ajak Baca kembali Pemikiran Natsir dan Cita-Cita Habibie

JAKARTA, Bisnistoday— Masa depan Indonesia tidak cukup dibangun hanya dengan kekuatan ilmu...

Politik & Keamanan

Polda Metro Jaya Sebar Dua Sketsa Wajah Terduga Pelaku Kasus Kematian BS

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terbaru penyidikan kasus kematian BS,...

Partai Gelora
Politik & Keamanan

Revisi UU Pemilu Untuk Permudah Prosedur dan Mekanisme Pemilu

JAKARTA, Bisnistoday -Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Mahfuz Siidik...

Diskusi Paramadina
HEADLINE NEWSPolitik & Keamanan

Politik Kekuasaan Hanya Melahirkan Pejabat Yang Loyal Ketimbang Kompetensi

JAKARTA, Bisnistoday – Peneliti Senior Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof....