www.bisnistoday.co.id
Jumat , 6 November 2026
Home HEADLINE NEWS Presiden Jokowi : Kita Siapkan Masa Transisi Yang Lancar dan Mulus
HEADLINE NEWS

Presiden Jokowi : Kita Siapkan Masa Transisi Yang Lancar dan Mulus

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Presiden RI, Joko Widodo mengaku telah mempersiapkan masa transisi yang lancar dan mulus bagi Pemerintahan Baru dibawah kepemimpinan Presiden Jed.Purn.Prabowo Subianto. Presiden Jokowi juga meminta semua pihak untuk menjaga optimisme.

Hal tersebut diungkapkan, oleh Presiden Jokp Widodo saat hadir di kegiatan BNI Investor Daily Summit 2024, di jCC, Jakarta, Selasa (8/10).

“Tinggal 12 hari lagi akan terjadi pergantian kepemimpinan tepatnya 20 Oktober 2024 kepada Jend. Purn. Prabowo Subianto. Sejak terpilih, sampai persiapan pelantikan proses transisi terus berjalan,” ungkap Presiden Jokowi.

“Dalam rapat terbatas, rapat peripurna selalu hadir mengikuti. Dengan begitu, rencana dan program unggulanya langsung dapat diimplementasikan melalui menteri-menterinya nanti.”

Begitupun, lanjut Jokowi, mengenai RAPBN, Presiden terpilih bertemu langsung dengan Menkeu, agar transisi berjalan lancar dan mulus tanpa jeda. “Saya masih butuh 1-1,5 tahun untuk konaolidasi.Saya senang sekali proses transisi berjalan baik dan mulus.Ini semua untuk menjaga optimisme semua.”

“Ya sekarang kalau bicara optimisme tak ada tepuk tangan.Tapi kalau bicara pesimisme banyak tepuk tangan. negatifisme baru laku sekarang,” sindirnya.

Lwbih lanjut Jokowi menguraikan, sekarang ini era pertumbuhan dunia berada di Asia atau abad Asia. Pertumbuhan ekonomi jugq berada di Asia dan ASEAN khususnya. “Tiga kekuatan ekonomi atau super power Asia, yakni India, China dan Indonesia.”

“Ketiga negara ini bakal menjadi super power Asia, dengan tentu banyak tantangan dan persyaratan yang harus dipenuhi. Jadi jwga optimisme itu penting.”

Presiden Jokowi mengakui, banyak tantangan yang dihadapi. Perlambatan ekonomi global yang diperkirakan hanya mampu tumbuh 2,7-2,8 persen. Sedangkan Indonesia masih baik, dengan tumbuh 5 persen ditengah tantangan geopolitik perang, seperti Rusia-Ukraina, Israel -Pelestuna, Lebanon maupun dengan Iran. “Ditengah kepastian yang tidak jelas, optimisme menjadi penting.”

Selain itu, kata Jokowi, perlu menjadi oerhatian adalah dampak perubahan iklim. Untuk didalam negeri akan berpengaruh terhadap produktifitas. Indonesia mekiliki modal pertumbuhan GDP level 5 persen, inflasi terkendali 2-3persen, indeks keyakinan konsumen pada level optimis, dan spanding terus meningkat.

“Sekarang GDP per Kapita level 5.060 USD. Dalam lima tahun kedepan harus diatas  7.000 USD, dan 10 tahun kedepan harua 9.000 USD.Semakin cepat menjadi negara maju.”//
.

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Industri Elektronik
HEADLINE NEWS

Triwulan III-2026, Industri Manufaktur Tumbuh 5,88 Persen

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Industri pengolahan nonmigas tumbuh 5,88 persen secara tahunan (year-on-year/yoy)...

Pameran SIAL
HEADLINE NEWS

SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Bisnis Dan Akses Pasar Global Bagi Industri F&B

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 resmi dibuka hari...

GEDUNG BEI
HEADLINE NEWS

Potensi Arus Keluar Dana Asing hingga USD 11 Miliar Membayangi Pasar Saham

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai tekanan terhadap pasar...

Kabareskrim
HEADLINE NEWS

Bareskrim Ungkap Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden hingga Tokoh Politik

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengungkap dugaan praktik penyadapan telepon...