JAKARTA, Bisnistoday – Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Jepang (PPIJ) menilai sampai sekarang bahwa Jepang merupakan mitra strategis investasi di Indonesia. Hal ini didukunga dengan keberadaan hubungan secara konsisten antara Jepang dan Indonesia dari berbagai peluang ekonomi.
Rachmat Gobel, Presiden Perhimpunan Persahabatan Indonesia–Jepang (PPIJ) dalam keteranganya di Jakarta, Sabtu (9/8) mengutarakan, PPIJ optimis bahwa kerjasama antara Jepang dan Indonesia tetap saling menguntungkan ditengah kondisi global tidak menentu.
“Hubungan Indonesia–Jepang bukan hanya sejarah, melainkan fondasi untuk membangun masa depan bersama. Forum ini menjadi momentum penting untuk mengidentifikasi peluang baru, memperkuat komitmen jangka panjang, dan memastikan kemitraan kita relevan di era transformasi industri, energi berkelanjutan, dan digitalisasi,” ujar Ketum PPIJ.
Tercatat sepanjang periode 2010–2024 nilai kumulatif realisasi investasi Jepang menempati peringkat kedua sebagai negara mitra investasi Indonesia dengan angka persentase rata rata tumbuh (growth) diatas 20% (2010-2024).
“PPIJ berkomitmen menjadi jembatan yang menghubungkan kepentingan bisnis dan kebijakan, sehingga kemitraan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara,” tambah Rachmat Gobel saat memimpin, pertemuan Indonesia–Japan Executive Dialogue 2025: Memperkuat Kepercayaan dan Peluang Investasi Jepang.
Menurutnya, Jepang telah menjadi salah satu mitra strategis investasi utama Indonesia selama hampir tujuh dekade, dengan catatan konsisten berada di jajaran atas negara investor asing. Hal tersebut mencerminkan komitmen jangka panjangnya dalam memperkuat sektor industri, infrastruktur strategis, pengembangan teknologi, manufaktur Indonesia, hubungan diplomatik dan dukungan multilateral. /



