www.bisnistoday.co.id
Selasa , 11 Agustus 2026
Home EKONOMI Ekonomi Rakyat Prinsip GCG Sudah Menjadi Bagian Dari Karakter Koperasi
Ekonomi Rakyat

Prinsip GCG Sudah Menjadi Bagian Dari Karakter Koperasi

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Staf Ahli Menteri Kementerian Koperasi Bidang Ekonomi Makro Rulli Nuryanto mengungkapkan bahwa sebenarnya mekanisme dan prinsip dalam Good Corporate Governance (GCG) sudah menjadi bagian dari karakter koperasi, seperti prinsip keterbukaan dan akuntabilitas.

“Prinsip GCG yang terdiri dari keterbukaan, akuntabilitas, pertanggungjawaban, independensi, dan kewajaran, merupakan prinsip-prinsip yang penting untuk memastikan bahwa perusahaan dapat bertumbuh dan menguntungkan secara berkelanjutan sesuai dengan rencana dan tujuan dengan mekanisme yang benar dan adil,” ucap Rulli, pada acara The Iconomic Nusantara Awards 2024, di Jakarta, Selasa (17/12).

Lebih dari itu, prinsip GCG juga diterapkan untuk memaksimalkan nilai perusahaan, meningkatkan kinerja dan menjaga kepercayaan masyarakat kepada perusahaan. “Namun, pemahaman yang belum optimal terhadap nilai-nilai dan karakter koperasi dan profesionalisme pengelolaan koperasi, membuat laju perkembangan dan pertumbuhan usaha koperasi terhambat,” ucap Rulli.

Penerapan GCG pada koperasi, lanjut Rulli, dapat menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan efisiensi ekonomis yang meliputi serangkaian hubungan antara manajer koperasi, pengurus koperasi, pengawas, anggota, dan stakeholder lainnya.

“GCG juga dapat memberikan struktur yang dapat memfasilitasi penentuan sasaran atau target dari koperasi dan alat monitoring kinerja,” kata Rulli.

Baca juga:Cegah Pembiayaan Bermasalah, LPDB-KUMKM Utamakan Prinsip GCG

Bagi Rulli, GCG dapat memberi sumbangsih agar pengelolaan koperasi dapat dilakukan secara efektif dan efisien dan tidak menyebabkan kerugian pada pihak manapun.

Rulli menambahkan, tata kelola koperasi yang baik dengan menerapkan GCG yang diblend dengan karakteristik koperasi yang mungkin bisa disebut dengan Good Cooperative Governance, akan sangat mempengaruhi upaya untuk mendorong lebih banyak koperasi bisa masuk dalam rantai pasok industri. “Sehingga, akan menciptakan ekosistem yang sehat bagi pengembangan usaha koperasi,” tandas Rulli.

Menurut Rulli, upaya tersebut sudah dimulai melalui program-program prioritas Kementerian Koperasi. Di antaranya, penyaluran pupuk, penyaluran beras, revitalisasi KUD, penguatan produksi tekstil oleh koperasi, suplai susu nasional, produksi minyak untuk rakyat, pengembangan Koperasi Ojek Online, hingga terlibat dalam mensukseskan program Makan Bergizi Gratis.

“Untuk itu, kami mengajak para profesional dan pelaku bisnis untuk ikut mendukung pemberdayaan koperasi kita. Pemerintah tentu tidak bisa bekerja sendirian, dukungan dan kerjasama akan sangat diperlukan,” kata Rulli.

Pasalnya, ucap Rulli, hal itu sesuai semangat yang diusung prinsip GCG yaitu fairness dan menciptakan iklim bisnis yang sehat. Tujuannya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak saja melalui penumbuhan ekonomi, tetapi juga melalui pemerataan kesempatan berusaha, pemerataan pembangunan, dan pemerataan hasil-hasil pembangunan.

“Ini semua bisa dicapai apabila tiga pelaku usaha di tanah air yaitu sektor swasta, BUMN dan koperasi, bisa tumbuh besar bersama,” ujar Rulli./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BPOM RI
Ekonomi Rakyat

APKLI-P Sinergi Dengan BPOM RI Percepat Izin Edar Usaha Mikro

JAKARTA, Bisnistoday -BPOM RI mencatat sekitar 4,2 juta Usaha Mikro dan Kecil...

Program MBG
Ekonomi RakyatHEADLINE NEWS

Program MBG Dinilai Belum Mampu Mendongkrak Ekonomi Rakyat Kecil

JAKARTA, Bisnistoday – Pengemat ekonomi menilai selama pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis...

Gelombang panas pengaruhi Lahan pertanian di Eropa (dok:Unsplash/Hannah Shedrow)
Ekonomi RakyatLingkungan

Gelombang Panas Pengaruhi Harga Pangan di Eropa

JAKARTA, Bisnistoday - Gelombang panas yang melanda Eropa pada Juni lalu diperkirakan...

Ekonomi Rakyat

Koperasi Kana Raih Penghargaan, Menkop Ferry Dorong Tatakelola Koperasi Seimbangkan Aspek Sosial

JAKARTA - Sektor ekonomi kerakyatan nasional kembali mencatatkan prestasi gemilang melalui pencapaian...