JAKARTA, Bisnistoday – PT Astra Financial menclaim telah melakukan berbagai pencapaian kinerja finansial selama tahun 2022.Kinerja yang dimaksud antara lain, kontribusi perusahaan terhadap pembiayan konsumen, pembiayaan baru, serta kinerja perusahaan asuransi group.
Direktur Astra Financial Handoko Liem dalam mengutarakan dalam acara Bincang-Bincang Astra Financial di Jakarta, Rabu (8/3), konntribusi perusahaan yang fokus pada pembiayaan konsumen meningkat sebesar 21% menjadi Rp 101,7 triliun.
Kontribusi laba bersih dari perusahaan Grup yang fokus pada pembiayaan mobil meningkat 35% menjadi Rp1,8 triliun. Kontribusi laba bersih dari bisnis pembiayaan sepeda motor meningkat 26% menjadi Rp 3,3 triliun.
“Sementara, untuk total pembiayaan baru yang disalurkan oleh bisnis pembiayaan alat berat meningkat sebesar 47% menjadi Rp 9,9 triliun. Kontribusi laba bersih dari segmen ini meningkat 37% menjadi Rp 102 miliar,” tutur Handoko.
Tidak hanya itu, lanjut Handoko, perusahaan asuransi umum Grup, mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 12% menjadi Rp1,2 triliun, terutama disebabkan pendapatan underwriting dan hasil investasi yang lebih tinggi. Perusahaan asuransi jiwa, mencatatkan peningkatan premi bruto (gross written premium) sebesar 5% menjadi Rp6,0 triliun.
Akselerasi Pelayanan Keuangan
Handoko mengatakna, untuk bidang layanan keuangan digital Astra Financial, seperti brand Maucash, AstraPay, SEVA dan Moxa telah mencatatkan pertumbuhan yang positif. Sepanjang tahun 2022, AstraPay berhasil mencatatkan Gross Transaction Value (GTV) sebesar Rp 29 triliun atau peningkatan sebesar 1.300% dibandingkan dengan tahun 2021. Di sisi lain, pada tahun 2022 Maucash telah menyalurkan pinjaman lebih 789 ribu pinjaman dengan total lebih dari Rp 1,3 triliun.
Sementara itu, Moxa pada tahun 2022 mencapai Gross Merchandise Value (GMV) senilai Rp 1.2 triliun dengan Monthly Active User (MAU) sebanyak 1,36 juta. Hal ini tercapai dengan optimalisasi ekosistem Astra untuk memberikan layanan yang terbaik kepada pengguna jasa keuangan Astra Financial. Selain itu, sejak diluncurkan pada Maret 2022 hingga akhir 2022, SEVA telah berhasil mencatatkan lebih dari 8.900 Berita Serah Terima Kendaraan (BSTK) dengan Gross Transaction Value (GTV) senilai Rp 4,1 triliun.
Aspirasi Keberlanjutan
Handoko memaparkan, Astra Financial berpedoman pada sustainability framework baru Astra yang mengintegrasikan sustainability secara lengkap ke dalam Strategi Triple-P Roadmap dengan komitmen sustainability yang akan memandu perjalanan transisi perusahaan untuk menjadi perusahaan yang lebih sustainable.
Aksi nyata itu, menurut Handoko, terkait portofolio, financial menuju perusahaan yang lebih sustainable dan resilient guna memberikan dampak positif kepada bumi dan iklimnya, bisnis kami, serta masyarakat. Kami berkomitmen untuk menurunkan emisi gas rumah kaca, bauran energi terbarukan untuk mendukung kegiatan operasional, mengurangi intensitas pengambilan air dan daur ulang serta recovery limbah padat.
Terkait dengan People, tambah Handoko, Astra Financial berkomitmen mewujudkan lingkungan kerja yang beragam dan inklusif, menarik serta mempertahankan talenta-talenta terbaik Indonesia agar Insan Astra dapat berkembang, berhasil dan sejahtera bersama bangsa. Dengan komitmen zero fatality tenaga kerja dengan meningkatkan budaya keselamatan.
Selanjutnya, menurut Handoko, terkait public contribution, Astra Financial memberdayakan dan mendukung masyarakat demi masa depan yang lebih baik, dengan memperkuat kontribusi sosial di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan dan kewirausahaan untuk meningkatkan dampak positif terhadap pembangunan dan pertumbuhan Indonesia./






































