www.bisnistoday.co.id
Kamis , 1 Oktober 2026
Home EKONOMI Energi SKK Migas dan KKKS Optimalkan Sumur Masyarakat Untuk Tingkatkan Produksi Migas Nasional
Energi

SKK Migas dan KKKS Optimalkan Sumur Masyarakat Untuk Tingkatkan Produksi Migas Nasional

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Dalam upaya memperkuat produksi minyak dan gas bumi nasional, SKK Migas bersama para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) menggelar sosialisasi Peraturan Menteri ESDM No. 14 Tahun 2025.

Regulasi baru ini membuka peluang luas bagi keterlibatan masyarakat, melalui pengelolaan sumur minyak oleh BUMD, koperasi, dan UMKM, sekaligus menjamin kegiatan produksi berjalan secara legal, aman, dan berkelanjutan.

Deputi Eksploitasi SKK Migas, Taufan Marhaendrajana, menyampaikan bahwa peraturan ini adalah tonggak penting untuk menata kembali tata kelola kegiatan hulu migas. “Kebijakan ini tidak hanya untuk meningkatkan produksi migas nasional tetapi juga memastikan pengelolaan sumur masyarakat sesuai prinsip Good Engineering Practices, keselamatan manusia, dan perlindungan lingkungan,” jelas Taufan.

Peraturan ini juga menanggapi fenomena banyaknya penambangan minyak rakyat yang belum dikelola secara profesional. Implementasinya diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan daya saing produksi migas, sekaligus menciptakan dampak ekonomi nyata bagi daerah melalui sinergi pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha lokal.

Vice President Production and Project PT Pertamina Hulu Energi, Benny Hidajat Sidik, menambahkan bahwa KKKS berperan penting mendampingi BUMD, koperasi, dan UMKM dalam pengelolaan sumur masyarakat. “Kami pastikan seluruh kegiatan produksi mengikuti standar teknis, keselamatan, dan environment. Kerja sama ini tidak hanya soal produksi, tapi juga pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Selain meningkatkan produksi migas, kolaborasi ini diharapkan memberikan manfaat ekonomi luas, seperti membuka lapangan kerja baru dan menggerakkan ekonomi lokal. Peraturan ini juga mendukung kemitraan dengan investor dan penyedia teknologi, meningkatkan inovasi dan daya saing industri hulu migas nasional.

Untuk memastikan kepatuhan, SKK Migas membentuk tim gabungan pengawas yang terdiri dari pemerintah pusat, daerah, Ditjen Migas, BPMA, dan aparat penegak hukum. Tim ini fokus pada pembinaan, evaluasi, serta penegakan hukum demi menjaga standar keselamatan dan lingkungan.

SKK Migas optimistis bahwa melalui regulasi ini, setiap tetes minyak yang dihasilkan memberikan manfaat maksimal bagi negara dan masyarakat, sambil menjaga prinsip keberlanjutan, transparansi, dan tanggung jawab sosial.Artikel ini memberikan gambaran komprehensif tentang langkah strategis pemerintah dan pelaku industri dalam meningkatkan produksi migas nasional melalui optimalisasi sumur masyarakat dengan pendekatan kolaboratif dan berkelanjutan.

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Transmisi tegangan tinngi
Energi

LUTD PLN UID Jabar Perlu Sesuaikan Karakter dan Kebutuhan Wilayah

BANDUNG, Bisnistoday.co.id – Program Light Up the Dream (LUTD) PLN UID Jawa...

kabel Udara
Energi

Listrik Jampang Kulon Dinilai Buka Peluang Investasi di Selatan Jawa Barat

BANDUNG, Bisnistoday.co.id – Penguatan infrastruktur kelistrikan di Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, dinilai...

Energi

PHE Lepas Pantai Bunyu Sosialisasikan Rencana Eksplorasi di Kalimantan Utara

TANJUNG SELOR, Bisnistoday.co.id – PT Pertamina Hulu Energi Lepas Pantai Bunyu (PHE...

Wartsila, perusahaan teknologi global asal Finlandia, berpartisipasi di Enlit Asia – MKI Electricity Connect, dengan menghadirkan teknologi mesin dual-fuel Wärtsilä 34DF yang mengedepankan fleksibilitas jaringan listrik untuk mendukung semakin meningkatnya kebutuhan pasokan listrik di Indonesia.(dok:Ist)
Energi

Fleksibilitas Jaringan Listrik jadi Kunci Percepatan Energi Terbarukan dan Pertumbuhan Pusat Data AI

JAKARTA, Bisnistoday - Indonesia memasuki fase baru dalam transisi energinya, yang didorong...