www.bisnistoday.co.id
Rabu , 3 Juni 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Trade Expo Indonesia Bukukan Investasi Rp401,5 Triliun
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Trade Expo Indonesia Bukukan Investasi Rp401,5 Triliun

MENTERI PERDAGANGAN, Zulkifli Hasan di Tangerang./
Social Media

TANGERANG, Bisnistoday – Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan menyatakan, pencapaian Trade Expo Indonesia (TEI) 2023 ke 38, mencapai sebesar USD 25,3 miliar atau Rp401,5 triliun.Pencapaian ini, meliputi kerja sama bisnis, MoU, serta investasi bidang kesehatan dan pendidikan.

“Alhamdulillah, di tengah melambatnya ekonomi dunia, karena kerja sama dan dukungan semua pihak, volume transaksi sementara TEI 2023 mencapai dua kali lipat dari transaksi tahun sebelumnya, yaitu tercatat sebesar USD 25,3 miliar atau Rp401,5 triliun,” ujar Mendag Zulkifli Hasan dalam keterangnya di Tangerang, Minggu (22/10).

Secara terperinci, Mendag mengutarakan, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan nilai sebesar USD 18,31 miliar, transaksi harian sebesar USD 4,17 juta, dan penjajakan kerja sama bisnis (business matching) sebesar USD 18,90 juta. Selain itu, terdapat transaksi investasi senilai USD 2,81 miliar yaitu investasi di bidang kesehatan dan kerja sama pendidikan dengan Tiongkok.

Mendag Zulkifli Hasan mengungkapkan, tahun ini TEI diikuti 1232 pelaku bisnis dan dikunjungi 32.966 pengunjung. Pengunjung tersebut terdiri atas pengunjung luring sebanyak 29.873 yang 3.162 diantaranya merupakan buyer dari 114 negara serta pengunjung daring sebanyak 3.093.

Mendag Zulkifli Hasan juga menyebut, 10 negara dengan transaksi barang dan jasa terbesar pada TEI 2023 yaitu Malaysia sebesar USD 6,29 miliar dengan persentase 27,95 persen, India sebesar USD 6,23 miliar (27,68 persen), Tiongkok sebesar USD 5,58 miliar (24,82 persen), Vietnam sebesar USD 811,28 juta (3,61 persen),

Belanda sebesar USD 696,28 juta (3,09 persen), Mesir sebesar USD 591,72 juta (3,09 persen), Filipina sebesar USD 526,95 juta (2,34 persen), Amerika Serikat sebesar USD 423,7 juta (1,88 persen), Jepang sebesar USD 330,89 juta (1,47 persen), serta Persatuan Emirat Arab sebesar USD 295,84 juta (1,31 persen).

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan resmi menutup Pameran Trade Expo Indonesia (TEI) ke-38 pada Minggu, (22/10), di International Convention Exhibition Bumi Serpong Damai (ICE BSD), Tangerang, Banten. Namun, pameran yang juga digelar secara secara daring ini akan tetap berlangsung hingga hingga 18 Desember 2023 melalui www.tradexpoindonesia.com.

Sementara, 10 produk dengan transaksi terbesar selama TEI 2023, lanjut Mendag Zulkifli Hasan, antara lain batu bara sebesar USD 13,26 miliar dengan persentase 58,93 persen, produk kimia dan organik sebesar USD 2,92 miliar (12,98 persen), industri strategis sebesar USD 2,73 miliar (12,18 persen), produk elektronik sebesar USD 612,32 juta (2,72 persen),

Sedangkan, makanan olahan sebesar USD 449,88 juta (2,00 persen), produk pertanian sebesar USD 407,43 juta (1,81 persen), kertas dan produk kertas sebesar USD 382,85 juta (1,70 persen), kopi dan teh sebesar USD 370,39 juta (1,65 persen), perhiasan sebesar USD 280,44 juta (1,25 persen), serta produk ikan dan makanan laut sebesar USD 164,19 juta (0,73 persen).

Kegiatan JMFW

Mendag Zulkifli Hasan juga mengungkapkan, TEI 2023 juga dirangkai dengan gelaran Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2024 yang digelar 19–21 Oktober 2023. Pada ajang tahun ini, JMFW berhasil mencatatkan transaksi sebesar USD 20,1 juta atau setara Rp330 miliar.

“JMFW 2024 juga, Alhamdulillah, berhasil mencatatkan transaksi sebesar USD 20,1 juta atau setara Rp330 miliar. Hal ini membuktikan bahwa produk muslim fesyen kita diminati oleh pasar internasional. Oleh karena itu, ekosistemnya harus kita jaga. Jangan sampai dibanjiri barang-barang impor ilegal yang akan mematikan industri dalam negeri,” imbuh Mendag Zulkifli Hasan. Mendag Zulkifli Hasan mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan TEI 2023.

“Semoga kita terus mampu meningkatkan kolaborasi dan kerja sama yang sudah terjalin dengan baik untuk bersama-sama meningkatkan ekspor nonmigas. Jika ingin menjadi negara maju, syaratnya ada yang diakui dunia yaitu produk-produk kita. Jika ekspor kita bisa menguasai dunia, barulah 2045 kita bisa menjadi negara maju. Terima kasih atas kerja sama dan konsistensinya mendukung Kemendag untuk meningkatkan ekspor negeri tercinta,” tutur Mendag Zulkifli Hasan.

Hadir pada penutupan ini, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto, inspektur Jenderal Kemendag Frida Adiati, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Budi Santoso, serta Kepala Badan Kebijakan Perdagangan Kasan.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Menperin
HEADLINE NEWS

PMI Manufaktur Terjaga, Industri Optimalkan Stok Bahan Baku untuk Kebutuhan Produksi

JAKARTA, Bisnistoday - Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang dirilis S&P Global...

GT Cikatama
HEADLINE NEWS

Libur Panjang Usai, Trafik Arus Balik Kendaraan Gerbang Tol Cikampek Utama Padat

CIKAMPEK, Bisnistoday – Penghujung libur panjang, PT Jasamarga Transjawa mencatat sebanyak 50.342...

Hari Pancasila
HEADLINE NEWS

Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tekankan Transformasi Bangsa Mandiri

JAKARTA, Bisnistoday - Presiden Prabowo saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila...

Harga Referensi CPO
HEADLINE NEWSSektor Riil

Periode Juni 2026, Harga Referensi Komoditas Minyak Kelapa Sawit Turun

JAKARTA, Bisnistoday -  Harga Referensi (HR) komoditas minyak kelapa sawit (Crude Palm...