www.bisnistoday.co.id
Selasa , 28 Juli 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Trafik Tol Meningkat, Mudik Lebaran 2026 di Ruas Tol Rafflesia Group Terkendali
Ekonomi & Bisnis

Trafik Tol Meningkat, Mudik Lebaran 2026 di Ruas Tol Rafflesia Group Terkendali

GT Itera Kota Baru
GERBANG Tol Itera Kota Baru./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Rafflesia Group mencatat pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran 2026 di seluruh ruas tol yang dikelolanya berjalan lancar dan terkendali, di tengah peningkatan volume kendaraan. Selama periode Lebaran 2026, berdasarkan data H+1 Lebaran, volume kendaraan yang melintas di ruas tol Rafflesia Group tercatat mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu.

CEO Rafflesia Group, Moh. Adhi Resza, menyampaikan bahwa kelancaran arus mudik tahun ini merupakan hasil dari kesiapan operasional yang telah dilakukan secara menyeluruh sebelum periode Lebaran.

“Kami bersyukur arus mudik dan balik Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar. Seluruh kesiapan operasional, mulai dari infrastruktur, personel, hingga layanan pengguna jalan, dapat berfungsi optimal dalam mendukung mobilitas masyarakat.” ujarnya kepada media, di Jakarta, Selasa (24/3).

Menurut Adhi Resza, kelancaran arus mudik ini juga didukung oleh koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan, antara lain Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, pemerintah daerah, serta para pengelola jalan tol lainnya, dalam rangka memastikan pengaturan lalu lintas dan pelayanan pengguna jalan berjalan optimal selama periode Lebaran.

Secara rinci, Adhi Resza menyebutkan, bahwa peningkatan volume lalu lintas pada masing-masing ruas dibandingkan periode Lebaran 2025 menunjukkan tren yang bervariasi, yaitu sebagai berikut:

  • Ruas Kanci – Pejagan: meningkat sebesar 2,66% dibandingkan Lebaran 2025, dan 130,41% dibandingkan lalu lintas normal.
  • Ruas Pejagan – Pemalang: meningkat sebesar 2,27%, dibandingkan Lebaran 2025, dan 145% dibandingkan lalu lintas normal.
  • Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar: meningkat sebesar 1% dibandingkan Lebaran 2025, dan 57% dibandingkan lalu lintas normal.
  • Ruas Medan – Binjai: meningkat sebesar 0,34% dibandingkan Lebaran, dan 12,38% dibandingkan lalu lintas normal.

Dikatakan Adhi Resza, dari sisi pelayanan, kondisi rest area di seluruh ruas tol Rafflesia Group terpantau ramai namun tetap terkendali. Seluruh fasilitas utama, termasuk SPBU dan SPKLU, beroperasi dengan baik untuk memenuhi kebutuhan pengguna jalan, serta didukung berbagai layanan tambahan seperti posko kesehatan, posko Kementerian Pekerjaan Umum, pos pengamanan Kepolisian, layanan ASDP dan tiket Ferizy, serta bengkel siaga, guna menunjang kenyamanan dan keselamatan selama perjalanan.

Optimalisasi layanan dilakukan melalui penambahan personel serta pengaturan kapasitas di rest area, termasuk penerapan mekanisme pengendalian akses dan pengaturan operasional pada kondisi tertentu, seperti buka-tutup rest area dan delay system di beberapa titik, guna menjaga kenyamanan dan kelancaran arus pengguna jalan.

Fasilitas kendaraan listrik juga menunjukkan peningkatan pemanfaatan selama periode mudik, khususnya di SPKLU Center Rest Area KM 229B Trans Jawa, yang merupakan salah satu titik pengisian kendaraan listrik terbesar di jaringan jalan tol.

Trafik Jalan Tol Terdistribusi

Rafflesia Group juga mencatat bahwa berbagai kebijakan, termasuk Work From Anywhere (WFA) dan diskon tarif tol, turut berkontribusi dalam membantu mendistribusikan arus kendaraan secara lebih merata, sehingga kepadatan pada periode puncak dapat diminimalkan. Upaya ini juga dilakukan melalui sejumlah langkah pengaturan operasional di lapangan, termasuk penyesuaian pola pelayanan di beberapa gerbang tol pada kondisi tertentu sebagai respons terhadap kepadatan lalu lintas di jaringan jalan nasional.

Langkah ini dilakukan secara situasional dan terkoordinasi dengan Kepolisian serta instansi terkait, guna memastikan arus kendaraan tetap terkendali dan tidak terjadi penumpukan yang lebih luas di titik-titik kritis.

Selain itu, pemanfaatan fasilitas rest area di luar tol, seperti SPBU, rumah makan, dan destinasi wisata di sekitar koridor tol, juga membantu mengurangi kepadatan di dalam rest area tol.

“Di tengah tingginya mobilitas selama periode Lebaran, kami memastikan setiap kejadian di lapangan dapat ditangani dengan cepat melalui kesiapan tim operasional serta koordinasi intensif dengan Kepolisian dan instansi terkait. Sehingga secara keseluruhan, arus lalu lintas tetap terjaga dan terkendali,” ujar Adhi Resza.

“Kami juga memastikan seluruh BUJT Rafflesia Group tetap siaga dalam menghadapi arus balik hingga H+10 Lebaran, sehingga pelayanan kepada pengguna jalan tetap optimal,” tambah Adhi Resza.

Dengan capaian tersebut, Rafflesia Group menilai pengelolaan arus mudik Lebaran 2026 berjalan lebih baik dan terkendali dibandingkan tahun sebelumnya, serta menjadi evaluasi positif untuk peningkatan layanan di masa mendatang.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rupiah Melemah
Ekonomi & Bisnis

Rupiah Alami Tekanan Mental Respon Pengunduran Diri Gubernur BI

JAKARTA, Bisnistoday – Nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Dollar AS, kembali...

Ekonomi & Bisnis

Lakon Store Bersamai Empat Brand di JF3 Fashion Festival 2026

JAKARTA, Bisnistoday - Tahun 2026 ini, Lakon Store mengusung Plesir, sebuah presentasi...

Bank Indonesia
Ekonomi & Bisnis

Stabilitas Nilai Tukar : Gubernur Bank Indonesia Baru Mesti Mampu Melakukan Orkestrasi Kelembagaan

JAKARTA, Bisnistoday – Gubernur Bank Indonesia yang baru nanti selayaknya harus memimpin...

Ekonomi & Bisnis

Menkop dan Menbud Canangkan Revitalisasi Kawasan Tugu Koperasi Tasikmalaya

TASIKMALAYA, Bisnistoday – Kawasan Tugu Koperasi di Tasikmalaya, yang merupakan bangunan bersejarah...