www.bisnistoday.co.id
Senin , 7 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Uang Rakyat Dikorbankan Demi Beli Kemewahan Lukisan
Nasional

Uang Rakyat Dikorbankan Demi Beli Kemewahan Lukisan

UCHOK SKY
DIREKTUR Centre for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Para kepala daerah di Indonesia, ternyata punya darah, bukan darah yang amis tapi darah seni. Dengan alasan darah seni, pada tahun 2023 Kepala daerah ini berlomba – lomba menghabis – habiskan duit pajak hanya untuk membeli atau melakukan pengadaan lukisan sesuai selera mereka.

Ini menjadi kenyataan, menurut Dikrektur CBA (Centre for Budget Analysis) Uchok Sky Khadafi seperti yang terjadi di pemerintahan kabupaten Wonosobo. Melalui Sekda (Sekretariat Daerah) Bagian Umum, mereka tidak tanggung – tanggung berani begitu saja mengeluarkan duit sebesar Rp.42 juta hanya untuk Pengadaan Lukisan Bupati Wonosobo.

Hal sama juga dilakukan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut. Mereka juga melakukan pengadaan Lukisan Bupati Garut dengan menghabiskan anggaran pajak rakyat sebesar Rp.130 juta.

“Tapi yang Aneh dan Janggal, anggaran pembelian lukisan antara Bupati Garut dan Wonosobo sangat jauh berbeda seperti perbedaan jarak antara bumi dan langit. Dimana lukisan bupati Garut  itu lebih mahal daripada lukisan bupati Wonosobo.”

Tetapi, lanjut Uchok, kalau ke biro umum pemerintahan Jawa Timur, harga sebuah lukisan akan lebih murah, hanya dihargai sekitar Rp17,5 juta untuk satu buah. Dan Lebih murah lagi di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, harga untuk sebuah lukisan hanya sebesar Rp6,1 juta.

Maka dari itu, Kami dari CBA meminta kepada aparat hukum seperti KPK untuk menyelidiki anggaran lukisan seperti di Sekda Kabupaten Garut, sekda kabupaten Wonosobo, biro umum pemerintahan Jawa Timur, dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.

Demikian juga, tambah Uchok, meminta kepada KPK dan Kajaksaan Agung, ketika melalukan pengeledahan di ruang – ruang tersangka koruptor jangan lupa ambil saja lukisan para lukisan koruptor tersebut. “Karena sebuah lukisan dari koruptor sangat mahal anggarannya. Dan penjualan sebuah lukisan bisa jadi sebagai penerimaan negara,” cetusnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Pesawat Garuda
Nasional

Husein Sastranegara Bandung dan Empat Bandara Lain Masih Berstatus Closed hingga 18.00 WIB

TANGERANG, Bisnistoday- Bandar Udara Husein Sastranegara, Bandung (BDO) dan empat bandar udara...

Siangapore Airline
Nasional

Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma Masih Berstatus Closed hingga 18.00 WIB

TANGERANG, Bisnistoday - AirNav Indonesia kembali memperbarui informasi aeronautika terkait dampak sebaran...

Menteri PU
Nasional

Menteri PU Perluas Tugas Satgas Tanggap Darurat Infrastruktur

JAKARTA, Bisnistoday - Erupsi Gunung Anak Krakatau dan meningkatnya aktivitas sejumlah gunung...

Abu Vulkanik
Nasional

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Dirasakan Warga Sekitar Jakarta

JAKARTA, Bisnistoday – Letusan Gunung Anak Krakatau mulai dirasakan warga di sekitar...