YOGYAKARTA, Bisnistoday – Selama ujicoba Dapur Sekolah program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Ngupasan, Kota Yogyakarta, tidak mengalami kendala. Hal ini terlihat dari respon para murid, guru serta orang tua cukup positif.
Yuli Purwati, perwakilan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta pada saat kunjungan di SDN Ngupasan, menilai proses pelaksanaan MBG berjalan lancar. “Kami merasa senang, kegiatan hari ini berjalan lancar. Anak-anak terlihat gembira, dan kami juga melihat kesiapan sekolah untuk tindak lanjut penerapan Dapur Sekolah ke depan,” tuturnya di Yogyakarta, kemarin.
Pelaksanaan MBG di sekolah tersebut dibilang lancar, menurut Yuli karena kerjasama stakeholders sangat erat terutama pada Satuan Pelayanan Pemunuhan Gizi (SPPG) sebagai dukungan operasional dan distribusi. Ia mengusulkan, perlunya dibentuk mekanisme baku agar pelaksanaan berbagai lembaga pendidikan dapat efektif dan aman.
Kunjungan ke SDN Ngupasan, juga dihadiri oleh unsur pengawasan sekolah, Puskesmas Gondomanan, Polrestas Yogyakarta, Korem, Babinsa, Babin Kamtibmas, maupun para tokoh masyarakat setempat.
Menurut Yuli Purwati, bahwa kunci kelancaran pelaksanaan MBG adalah kedekatan koordinasi lintas sectoral wilayah. Konsep Dapur Sekolah, selain meningkatkan kualtias gizi siswa, juga dinilai mampu memberdayakan ekonomi warga sekolah serta pelaku usaha mikro.
Uji coba Dapur Sekolah ini merupakan inisiatif Mahardhika Paripurna Media (MPM) sebagai solusi pelaksanaan MBG yang lebih efisien, sekaligus menjawab persoalan terkait insiden keracunan makanan yang sempat terjadi di beberapa daerah.//



