www.bisnistoday.co.id
Kamis , 13 Agustus 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis VinFast Resmikan Pabrik di Subang, Siap Serap 15 Ribu Tenaga Kerja
Ekonomi & Bisnis

VinFast Resmikan Pabrik di Subang, Siap Serap 15 Ribu Tenaga Kerja

Social Media

SUBANG, Bisnistoday – VinFast resmi meresmikan pabrik kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Subang, Jawa Barat. Kehadiran fasilitas produksi ini tidak hanya menandai ekspansi manufaktur global VinFast, tetapi juga membawa dampak signifikan bagi perekonomian nasional, khususnya melalui penciptaan lapangan kerja berskala besar.

Dengan beroperasinya pabrik di Subang, Jawa Barat, VinFast kini resmi memiliki empat fasilitas manufaktur aktif secara global.

Pabrik ini menjadi tonggak penting dalam penguatan komitmen VinFast terhadap pengembangan industri kendaraan listrik dan industri hijau di Indonesia.

CEO VinFast Asia, Pham Sanh Chau, menyebut pembangunan pabrik Subang sebagai wujud nyata komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem hijau yang komprehensif.

Ia menegaskan, proyek ini tidak hanya menjadi simbol investasi, tetapi juga bukti kemampuan VinFast dalam mengeksekusi rencana secara cepat dan terukur.

“Tujuh belas bulan lalu kami memulai pembangunan pabrik ini dengan satu misi yang jelas, yaitu membangun ekosistem hijau yang komprehensif,” ujar Pham Sanh Chau saat konferensi pers di pabrik VinFast Subang, Senin, (15/12/2025).

Pada kapasitas penuh, pabrik VinFast Subang diproyeksikan mampu menyerap hingga 15.000 tenaga kerja langsung. Pabrik ini menjadi pabrik pertama VinFast di Indonesia sekaligus di Asia Tenggara di luar Vietnam.

Penyelesaiannya yang hanya memakan waktu 17 bulan sejak peletakan batu pertama mencerminkan kesiapan investasi serta kemampuan eksekusi VinFast dalam membangun basis industri yang berkelanjutan di Indonesia.

Selain menyerap tenaga kerja langsung, kehadiran pabrik VinFast di Subang juga diperkirakan akan menciptakan ribuan lapangan kerja tidak langsung di sektor rantai pasok, logistik, jasa pendukung, hingga industri komponen.

Dampak berganda ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta memperkuat posisi Subang sebagai kawasan industri baru di Jawa Barat.

Nilai Investasi Lebih dari USD 1 Miliar

Dari sisi investasi, pabrik VinFast Subang dikembangkan di atas lahan seluas 171 hektare dengan total nilai investasi lebih dari USD 1 miliar.

Pada tahap awal, VinFast telah menginvestasikan lebih dari USD 300 juta dengan kapasitas produksi awal mencapai 50.000 unit kendaraan per tahun.

Seiring dengan pengembangan fase lanjutan, kapasitas produksi dapat ditingkatkan hingga 350.000 unit per tahun, yang secara langsung akan memperluas kebutuhan tenaga kerja.

Pham Sanh Chau, menegaskan bahwa lokalisasi produksi merupakan fondasi utama bagi keberlanjutan bisnis VinFast di Indonesia.

Melalui pengembangan pabrik Subang, VinFast tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal melalui transfer teknologi dan penerapan standar manufaktur internasional.

“Beroperasinya pabrik Subang menegaskan komitmen jangka panjang VinFast di Indonesia. Lokalisasi bukan hanya soal produksi, tetapi juga tentang membangun sumber daya manusia dan ekosistem industri yang kuat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Fasilitas produksi pabrik ini dilengkapi dengan lini manufaktur terintegrasi berteknologi tinggi, mencakup proses body welding, painting, assembly, pusat inspeksi kualitas, serta gudang logistik.

Selain itu, VinFast juga menyiapkan kawasan supplier park yang akan menjadi pusat pengembangan pemasok lokal, sehingga membuka peluang kerja tambahan di sektor industri pendukung.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, menyampaikan apresiasi atas peresmian pabrik VinFast yang berlangsung tepat waktu.

Ia menilai investasi VinFast sejalan dengan agenda pemerintah dalam mempercepat transisi energi dan membangun industri kendaraan listrik nasional.

“Proyek ini sejalan dengan agenda pengembangan industri hijau nasional serta berpotensi menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kesempatan kerja, penguatan kualitas sumber daya manusia, dan pengembangan ekosistem industri pendukung,” ujar Airlangga.

“Sesuai namanya, VinFast, pembangunan pabrik ini memang sangat cepat. Tidak semua manufaktur mampu melakukannya,” sambungnya.

Airlangga berharap VinFast dapat terus meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dengan melibatkan pelaku industri lokal, sehingga manfaat ekonomi dari investasi ini dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat dan dunia usaha nasional.

Pada tahap awal operasional, pabrik VinFast Subang akan memproduksi sejumlah model kendaraan listrik untuk pasar Indonesia, antara lain VF 3, VF 5, VF 6, dan VF 7 dengan setir kanan.

Model-model tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas perkotaan, dengan segmen konsumen muda dan keluarga modern sebagai target utama.

Ke depan, pabrik ini juga direncanakan memproduksi model-model baru yang akan diluncurkan mulai 2026, termasuk sepeda motor listrik dan MPV listrik untuk kebutuhan komersial dan layanan.

Diversifikasi produk ini diyakini akan memperkuat keberlanjutan operasional pabrik sekaligus membuka peluang penyerapan tenaga kerja yang lebih luas.

Dengan beroperasinya pabrik di Subang, VinFast mempertegas perannya dalam membangun ekosistem kendaraan listrik nasional sekaligus mendukung target transisi energi dan mobilitas hijau di Indonesia.

Kehadiran pabrik ini tidak hanya menjadi simbol investasi, tetapi juga harapan baru bagi penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kecerdasan Buatan Diprediksi Ciptakan Turbulensi di Pasar Kerja (Dok: Igor Omilaev)
Ekonomi & BisnisOtomotif & Tekno

Betulkah AI Ciptakan Turbulensi di Pasar Kerja?

JAKARTA, Bisnistoday – Tanggapan terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) umumnya suram....

Menteri Koperasi
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Berkapasitas 45 Ton, Menkop Resmikan Pabrik CPO KUD Sejahtera di Musi Banyuasin

MUSI BANYUASIN, Bisnistoday — Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono meresmikan CPO milik...

Rapat KUR
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Bunga PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen, Berlaku Mulai September

JAKARTA, Bisnistoday – Pemerintah memastikan suku bunga pinjaman Program Membina Ekonomi Keluarga...

Ekonomi & Bisnis

BNI Dorong Gaya Hidup Sehat, Lewat Inovasi Digital 

JAKARTA, Bisnistoday,- Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan fisik serta mental meningkat...