JAKARTA, Bisnistoday – Sepanjang 2021, kinerja PT Urban Jakarta Propertindo (URBN) mengalami tekanan. Selama setahun terakhir, perusahaan hanya mampu mencatat pendapatan Rp71,12 miliar.
Dalam keterangan perusahaan, angka tersebut tercatat turun 81,29 persen dari periode sama 2020 senilai Rp128,94 miliar. Sementara, Laba kotor menukik 32,32 persen menjadi Rp20,85 miliar dari edisi sama 2020 di kisaran Rp27,59 miliar.
Laba usaha minus 820 persen menjadi rugi Rp43,24 miliar dari periode sama 2020 sekitar Rp4,70 miliar. Ebitda tekor 38,51 persen menjadi Rp87,21 miliar dari periode sama 2020 di kisaran Rp120,80 miliar.
Laba bersih periode berjalan tercatat Rp63,99 miliar, melorot 55,13 persen dari edisi sama 2020 di level Rp99,27 miliar. Laba rugi komprehensif turun 52,83 persen menjadi Rp65,77 miliar dari periode sama 2020 berada di posisi Rp100,52 miliar. Laba per saham dasar turun 33,06 persen menjadi Rp19,78 dari sebelumnya Rp26,32./






































