www.bisnistoday.co.id
Rabu , 29 Juli 2026
Home EKONOMI Jembatan Kretek II Perlancar Konektivitas Jalan Lintas Selatan Pulau Jawa
EKONOMI

Jembatan Kretek II Perlancar Konektivitas Jalan Lintas Selatan Pulau Jawa

Pekerja tengah menuntaskan proyek pembangunan Jembatan Kretek II, di DI Yogyakarta, baru-baru ini.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga tengah menyelesaikan konstruksi Jembatan Kretek 2 yang berlokasi di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Jembatan dengan total panjang 2,01 km ini membentang di atas Sungai Opak dan menghubungkan antara Desa Tirtohargo dengan Desa Parangtritis. 

Jembatan ini merupakan bagian dari Jalur Jalan Pantai Selatan (Pansela) Jawa sepanjang 1.604 km yang terkenal akan kawasan pariwisata pantai yang membentang dari Banten hingga Jawa Timur. Peningkatan kondisi jalan Pansela Jawa diharapkan dapat menjadi jalur wisata wilayah  pesisir pantai selatan serta memperlancar konektivitas Pulau Jawa bagian selatan sehingga dapat mengurangi kesenjangan dengan wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa yang potensi ekonominya lebih maju. 

“Kita terus promosikan jalur Pansela Jawa, supaya orang tertarik lewat selatan. Karena tidak hanya jalannya yang bagus namun juga memiliki pemandangan yang indah (panoramic road) dan terdapat banyak obyek wisata,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Jakarta, Sabtu (11/12). 

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 Provinsi DI Yogyakarta, Julian Sitomorang mengatakan, saat ini progres konstruksi Jembatan Kretek 2 sudah mencapai 63,27% dan sesuai kontrak, jembatan ini ditargetkan rampung pada Januari 2023. “Untuk progres pekerjaan, struktur bawah telah selesai semua, pondasi dan pier-nya. Untuk saat ini kita mengerjakan erection girder. Sementara pekerjaan aspal dan deck slab juga paralel kita kerjakan,” jelasnya.

Julian menambahkan bahwa pembangunan Jembatan Kretek 2 memiliki tantangan tersendiri karena lokasi jembatan berada di wilayah yang rawan gempa dan likuifaksi atau pergerakan tanah. Namun demikian, pihaknya sudah menggunakan teknologi khusus agar umur jembatan dapat bertahan sesuai rencananya, yakni 100 tahun. 

“Di lokasi Jembatan Kretek 2, terdapat Sesar Opak. Sesar ini merupakan sesar aktif sehingga potensi terjadi gempa bumi dan pergerakan tanah. Oleh karenanya, kami menggunakan teknologi LRB (Lead Rubber Bearing) untuk meredam gempa, lalu juga menggunakan MSE Wall untuk daerah timbunan. Selain itu, mengantisipasi terjadi likuifaksi, kami menggunakan soil replacement sedalam 3 meter untuk menggantikan tanah yang terlikuifaksi, dan penancapan tiang pancang dilakukan sampai ke lapisan tanah yang tidak terlikuifaksi,” terang Julian.

Sebagai informasi, pembangunan Jembatan Kretek 2 menelan dana Rp364 miliar yang berasal dari dana loan Islamic Development Bank (IsDB). Jembatan ini akan memiliki 4 lajur dan 2 jalur. Di atas jembatan akan terdapat jalur khusus untuk pejalan kaki, namun tidak berupa trotor melainkan pedestrian yang dipisahkan dengan barrier.

Jembatan Kretek 2 menggunakan struktur atas PCI girder dengan bentang utama 40 m dengan pondasi bored pile untuk jembatan utamanya. Sementara untuk jembatan pendekat menggunakan slab on pile dengan pondasi tiang pancang yang berdiameter 80 cm. Jembatan ini nantinya juga akan dipercantik dengan hiasan oleh ornamen khas DI Yogyakarta dan dilengkapi dengan artlighting.  

“Untuk ornamen, digunakan beberapa ornamen yang tentunya merupakan ciri khas Yogjakarta. Antara lain Luku yang bentuknya seperti bajak, lalu di railing ada ornamen burung, dan PJU (Penerangan Jalan Umum)-nya menggunakan konsep padi. Kami berkoordinasi dengan seniman di Jogja dan melakukan asistensi kepada Pemprov DIY. Selain ornamen, juga akan dipasang artlighting sepanjang jembatan utama sehingga permainan cahaya pada malam hari akan membuat jembatan ini akan terlihat lebih indah,” papar Julian./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menteri LH Ajak Koperasi Masuk Pasar Karbon

JAKARTA, Bisnistoday — Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto secara konsisten...

Presiden AS Donald J Trump.
EKONOMIKawasan Global

Trump akan Terapkan Tarif Baru pada Lebih dari 80 Negara

JAKARTA, Bisnistoday – Amerika Serikat akan mengenakan tarif antara 10% atau 12,5%...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Pastikan Arah Penguatan Koperasi Saat Dialog dengan Penggerak Koperasi di Pamekasan

PAMEKASAN, Bisnistoday – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memberikan arahan sekaligus berdialog...

EKONOMIPerbankan & Asuransi

Perkuat Layanan, BRI Life Resmikan Wajah Baru Kantor Layanan Denpasar

JAKARTA, Bisnistoday - Asuransi BRI Life meresmikan wajah baru kantor layanan Denpasar...