www.bisnistoday.co.id
Rabu , 26 Agustus 2026
Home NASIONAL & POLITIK Kecelakaan Angkutan Umum Harus Diusut Tuntas
NASIONAL & POLITIK

Kecelakaan Angkutan Umum Harus Diusut Tuntas

PROGRAM TRANSPORTASI : Pemerintah menghentikan program Bus Buy Service ditengah masyarakat perkotaan mulai mengenal dan merasakan layanannya.
Social Media

JAKARTA,Bisnistoday – Pemerintah diminta untuk melakukan penyelidikan terhadap angkutan umum baik penumpang maupun barang ketika terjadi kecelakaan lalulintas.Hal ini untuk memberikan efek jera terhadap siapapun yang terkait dengan kegiatan perjalanan.  

“Semua harus diselidiki bagi kecelakaan lalulintas, untuk memberikan efek jera kepada siapapun,” tegas Djoko Setijowarno, Akademisi Prodi T. Sipil Unika Soegijapranata dan Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Pusat dalam keteranganya di Jakarta, Selasa (24/5).

Hal tersebut dilakukan, agar pengusaha pun tidak mudah main investasi tanpa memikirkan risiko-risiko yang akan dihadapinya. “Karena kalau tidak ada ijin atau mati KPSnya, Ditjenhubdat Kemenhub tidak bisa berbuat apa-apa. Termasuk jika ada kesalahan di pengemudi juga harus ditindak lanjut,” terang Djoko Setijowarno. 

Saat ini, lanjut Djoko, sekitar 60 persen terutama di daerah luar Jawa banyak sekali operasi Bus Wisata dengan nomor kendaraaan luar daerahnya terutama dari Pulau Jawa. 

Djoko mengatakan, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Ditjenhubdat di daerah sudah melakukan upaya mendorong para pengusaha tersebut untuk mengurus ijin ke Ditjenhubdat, namun banyak pengusaha otobus (PO) tersebut  tidak mau melakukannya dengan berbagai alasan. 

“Intinya, karena mereka sudah dapat operasi di jalan dan tidak ada yang ganggu jadi buat apa susah-susah balik nama terus buat ijin.”

Menurutnya, setiap kejadian kecelakaan lalu lintas yang melibatkan angkutan umum hanya  berhenti menjadikan tersangka pengemudi. Seakan, pengemudi menjadi tumbal pengusaha yang tamak.

“Oleh sebab itu, tidak akan menurun angka kecelakaan angkutan umum jika tidak dilakukan pengusutan yang tuntas.Masyarakat yang menjadi korban kecelakaan juga jelas dirugikan,” cetusnya.

Selama ini, Djoko mengatakan, penyebab kecelakaan tersebut selalu hampir sama, yakni kelelahan mengemudi.Kelelahan mengemudi dapat disebabkan manajemen perusahaan angkutan umum yang tidak mau menerapkan sistem manajemen keselamatan (SMK). Perusahaan angkutan umum yang sudah menerapkan SMK dapat meminimalkan terjadinya kecelakaan lalu lintas./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

UPI
NASIONAL & POLITIK

Serap Aspirasi UPI, DPR Dorong Pemerataan Guru dan Pembenahan Tata Kelola Pendidikan

BANDUNG, Bisnistoday -  Wakil Ketua DPR RI Prof. Cucun Ahmad Syamsurijal, S.Ag.,...

HumanioraNASIONAL & POLITIK

SMP dan SMA Labschool Peringati Kemerdekaan dengan Ikuti Lari Lintas Juang

JAKARTA, Bisnistoday – SMP dan SMA Labschool di wilayah Jakarta menggelar Lari...

Fahri Hamzah
NasionalNASIONAL & POLITIK

Fahri Hamzah Bahas Transformasi Kota Bersama Sultan DIY

YOGYAKARTA, Bisnistoday – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah...

Wamen ATR/BPN
NasionalNASIONAL & POLITIK

Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden

JAKARTA, Bisnistoday  - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan...