JAKARTA, Bisnistoday – Indonesia darurat kecelakaan lalu lintas, kecelakaan yang berakibat fatal pada hampir satu semester tahun 2022 sering terjadi. Hal ini ditegaskan, oleh Sadewo, Anggota Komisi V DPR RI, Fraksi Gerindra Dapil Jawa Tengah III, Kamis (2/6).
Kecelakaan tronton di perempatan Simpang Muara Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur, kecelakaan bus pariwisata di Jalan Tol Mojokerto-Surabaya, kecelakaan truk di Jalan Lingkar Alas Roban, Kabupaten Batang dan baru-baru ini terjadi di Jl. Ir. Sutami, Way Laga, Sukabumi di Lampung.
“Pemerintah jangan diam saja, lakukan langkah-langkah konkret supaya kecelakaan lalu lintas tidak terjadi lagi ke depannya,” cetus Sadewo.
Menurutnya, pokok persoalan kecelakaan lalu lintas harus diketahui dan dicarikan solusi yang tepat. “Menurut hemat saya penyelesaiannya harus detail, komprehensif dan semua stakeholder terkait saling sinergis,” tegasnya.
Sadewo mengatakan, penyebab terjadinya kecelakaan di antaranya yakni masalah pengemudi yang lelah/capek, pengemudi yang kurang kompeten, masalah ketidaklayakan kendaraan, masalah teknis kendaraan, masalah rambu-rambu keselamatan jalan dan masalah geometri jalan, standar upah pengenudi.
“Intinya semua faktor penyebab terjadinya kecelakaan harus di teliti secara detail,” kembali diketakankan Sadewo.
Anggota Komisi V DPRRI ini mendesak pemerintah meningkatkan kapasitas KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) yang saat ini menjadi satu satunya institusi yang melakukan penelitian kecelakaan transportasi secara komprehensif.
“KNKT dapat didorong untuk menjadi leader dalam mengurai faktor-faktor yang menjadi penyebab kecelakaan serta meningkatnya fatalitas,” tegasnya.
Ia menambahkan, investigator KNKT dipilih secara khusus dari berbagai disiplin ilmu dan kompetensi, mewakili unsur praktisi, akademisi dan birokrasi, sehingga dalam bekerja mengedepankan profesionalitas dan independensi.
“Masing-masing institusi yang bertanggungjawab di sektor transportasi tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, harus bersinergi dan berbasis pada temuan-temuan hasil investigasi sehingga mitigasi dan program yang disusun dapat efektif dan efisien untuk menurunkan angka kecelakaan maupun fatalitas,” terangnya.
Untuk itu, tegas Sadewo, pemerintah harus memastikan agar setiap rekomendasi yang dikeluarkan KNKT dijalankan oleh setiap pemangku kepentingan dengan baik dan benar./



