www.bisnistoday.co.id
Selasa , 21 April 2026
Home GLOBAL Jepang Ingatkan Potensi Gempa Dahsyat Susulan
GLOBALKawasan Global

Jepang Ingatkan Potensi Gempa Dahsyat Susulan

Kantor berita Jepang, NHK melaporkan, para pejabat mengatakan ada peningkatan kemungkinan gempa dahsyat di sepanjang dua palung laut dalam di Samudra Pasifik.

Gempa 7,7 Magnitudo Landa Jepang, Senin (20/4/2020) dok: NHK
Gempa 7,7 Magnitudo Landa Jepang, Senin (20/4/2020) dok: NHK
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – GEMPA bumi berkekuatan 7,7 magnitudo melanda Jepang, Senin (20/4/2026). Badan Meteorologi Jepang sempat mengeluarkan peringatan tsunami meski akhirnya dicabut.

Namun demikian, badan pemantau cuaca itu telah mengeluarkan peringatan potensi gempa dahsyat susulan. Mereka mengatakan penduduk di tujuh prefektur harus bersiap menghadapi bencana dan mendengarkan informasi terbaru.

Kantor berita Jepang, NHK melaporkan, para pejabat mengatakan ada peningkatan kemungkinan gempa dahsyat di sepanjang dua palung laut dalam di Samudra Pasifik. Peringatan tersebut mencakup 182 kota dan desa dari Hokkaido hingga Chiba.

Sebelumnya, BMKG Jepang telah mengeluarkan peringatan tsunami untuk Prefektur Iwate dan pantai Pasifik Prefektur Hokkaido dan Aomori pada Senin sore. Tsunami setinggi hingga 3 meter diperkirakan akan terjadi, tetapi peringatan tersebut telah dicabut.

Akan tetapi, peringatan tsunami masih berlaku di beberapa bagian Prefektur Hokkaido, Aomori, Iwate, Miyagi, dan Fukushima. Ketinggian air diperkirakan mencapai hingga 1 meter di daerah-daerah tersebut.

Satu tsunami setinggi 80 sentimeter telah menghantam Pelabuhan Kuji di Prefektur Iwate, dan air masih terus naik. Tsunami setinggi 40 sentimeter juga telah menghantam Pelabuhan Miyako di Prefektur Iwate, Kota Urakawa di Hokkaido, dan Pelabuhan Hachinohe di Prefektur Aomori. Tsunami dengan ketinggian kurang dari 30 sentimeter telah mencapai bagian lain Jepang.

BMKG Jepang menaikkan skala gempa dari 7,5 menjadi 7,7 yang terjadi di lepas pantai Sanriku, Prefektur Iwate pada pukul 16.52 waktu setempat. Gempa tersebut diperkirakan terjadi pada kedalaman 19 kilometer.

Getaran panjang yang berpotensi mengguncang gedung-gedung tinggi telah tercatat di Tohoku.

BMKG setempat menyebutnya sebagai “gerakan tanah periode panjang.” Getaran ini memengaruhi orang-orang di lantai atas. Skala empat tingkat digunakan untuk mengukur intensitasnya.

Getaran Kelas 3 membuat sulit untuk tetap berdiri. Getaran ini dirasakan di Kota Wakuya di Prefektur Miyagi dan Kota Yokote di Prefektur Akita. Para ahli mengatakan getaran ini cukup kuat untuk menjatuhkan perabot.

Para pejabat cuaca yang mengadakan konferensi pers pada hari Senin, mengatakan gelombang kedua dan ketiga bisa lebih tinggi daripada gelombang pertama. Mereka mendesak warga yang menerima peringatan tsunami untuk mengungsi sampai peringatan tersebut dicabut.

Mereka juga menyarankan masyarakat di Jepang untuk waspada terhadap gempa bumi dengan intensitas seismik maksimum di atas 5, terutama dalam beberapa hari mendatang.

Evakuasi

Pemerintah mengatakan lebih dari 176.000 penduduk di prefektur Hokkaido, Aomori, Iwate, Miyagi, dan Fukushima telah diperintahkan untuk dievakuasi pada pukul 19.45 pada hari Senin.

Pemerintah segera membentuk gugus tugas di pusat manajemen krisis Kantor Perdana Menteri setelah gempa bumi.

Perusahaan Kereta Api Jepang Timur mengatakan kereta cepat Shinkansen Tohoku, Akita, dan Yamagata kembali beroperasi sekitar pukul 21.00 , setelah sempat terhenti karena gempa bumi.//

 

.

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Bendera Iran (unsplash.com/sina-drakhshani)
GLOBALKawasan Global

Iran Ogah Kembali Berunding dengan AS

JAKARTA, Bisnistoday - JURU bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan pihaknya tidak...

Rundal (ilustrasi/unsplash/sunghyun jin)
GLOBALKawasan Global

Korut Kembali Luncurkan Rudal Balistik, Jepang dan Korsel Ketar-Ketir

JAKARTA, Bisnistoday - Korea Selatan dan Jepang melaporkan Korea Utara telah meluncurkan...

Kapal Tanker (Ilustrasi/dok:unsplash/scott-tobin)
EnergiGLOBALKawasan Global

AS Langgar Kesepakatan, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

JAKARTA, Bisnistoday – Situasi politik di Selat Hormuz masih keruh. Garda Revolusi...

EKONOMIGLOBALKawasan Global

Dampak Konflik Timur Tengah Bayangi Pertemuan IMF

JAKARTA, Bisnistoday - Perang antara AS dan Israel dengan Iran menjadi topik...