www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 29 Agustus 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Rupiah Menguat Saat Pasar Tunggu Risalah Pertemuan The Fed
BursaBURSA & KORPORASI

Rupiah Menguat Saat Pasar Tunggu Risalah Pertemuan The Fed

RUPIAH MENGUAT: Kurs rupiah yang ditransaksaksikan antarbankdi Jakarta pada Selasa (22/11) menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (22/11) menguat 16 poin ke posisi Rp15.697 per dolar AS dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya yang berada di posisi Rp15.713 per dolar AS.

Penguatan kurs rupiah kali ini didorong adanya kabar bahwa bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed dapat menurunkan kenaikan suku bunga ke level yang lebih kecil mulai bulan depan.

“Rupiah menguat di tengah koreksi pada dolar AS. Investor cenderung wait and see menjelang risalah pertemuan FOMC besok,” kata Analis DCFX Futures Lukman Leong dalam kajiannya di Jakarta, Selasa (22/11).

Indeks dolar AS turun 0,08 persen menjadi 107,68. Indeks telah naik mendekati 0,8 persen semalam, kenaikan harian terbesar sejak 3 November.

Investor terus menilai ulang ekspektasi seberapa tinggi The Fed akan menaikkan suku bunga ketika berupaya menurunkan inflasi dari mendekati level tertinggi dalam 40 tahun.

Pidato dari pembicara The Fed pada Senin (21/11) memberikan beberapa kejutan, dengan Presiden The Fed Cleveland, Loretta Mester, mengatakan bank sentral dapat menurunkan kenaikan suku bunga ke yang lebih kecil mulai bulan depan.

Sementara Presiden The Fed San Francisco, Mary Daly, mengatakan dampak riil dunia dari kenaikan suku bunga kemungkinan lebih besar dari target suku bunga jangka pendeknya.

“Selain itu investor juga mengantisipasi liburan Thanksgiving yang memperpendek sesi perdagangan minggu ini,” ujar Lukman.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp15.707 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp15.697 per dolar AS hingga Rp15.728 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Selasa melemah ke posisi Rp15.716 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp15.707 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

Asuransi BRI Life Raih Enam Penghargaan TADEA 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life meraih enam penghargaan dalam ajang...

PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025, serta melanjutkan pertumbuhan bisnis pada Semester I 2026. (dok: Ciputra Life)
BURSA & KORPORASI

Pertumbuhan Bisnis Ciputra Life Berlanjut di Semester I 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mencatatkan kinerja positif...

Mirae Asset
Bursa

Pasar Kian Selektif, Mirae Asset Sekuritas Tingkatkan Layanan “Wealth Management”

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai ruang penguatan pasar...

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

MSCI Hapus GOTO dan Turunkan CPIN, Mirae Asset Sekuritas Ungkap Potensi Outflow Jangka Pendek

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai hasil MSCI August...