www.bisnistoday.co.id
Jumat , 26 Juni 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Akhir Pekan IHSG Menguat, Kurs Rupiah Melemah
Bursa

Akhir Pekan IHSG Menguat, Kurs Rupiah Melemah

IHSG menguat
IHSG pada perdagangan akhir pekan,Jumat (17/05) ditutup menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ditutup menguat 70,54 poin atau 0,97 persen ke posisi 7.317,24. Sementara indeks LQ45 naik 10,20 poin ke posisi 919,50.

Nilai transaksi yang terjadi pada perdagangan hari ini sebesar Rp13,42 triliun, dan dalam sepekan IHSG mengalami penguatan sebesar 3,12 persen,

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya menyebut, dari mancanegara, pada pekan ini Bureau of Labor Statistics mengumumkan data inflasi konsumen Amerika Serikat (AS) tercatat 3,4 persen year on year (yoy) pada April 2024, atau lebih rendah dibandingkan periode Maret 2024 sebesar 3,5 persen (yoy).

Secara bulanan, inflasi AS ada di angka 0,3 persen month to month (mtm) pada April 2024, atau melandai dibandingkan Maret yang tercatat 0,4 persen (yoy).

Kemudian, survei perangkat CME FedWatch Tool menunjukkan bahwa probabilitas pemangkasan suku bunga The Fed berpotensi terjadi sebanyak dua kali dengan total 50 basis poin (bps) pada tahun ini.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor meningkat yaitu dipimpin sektor barang baku sebesar 1,66 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor kesehatan yang masing-masing naik 1,34 persen dan 0,75 persen.

Sedangkan dua sektor terkoreksi yaitu sektor barang konsumen primer turun paling dalam minus 0,41 persen, diikuti sektor barang konsumen non primer yang minus 0,38 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu BABY, RSCH, MBMA, PTMP dan PPRI. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni SOLA, MHKI, DATA, MMIX dan SMLE.

Baca juga: IHSG Menguat 44,16 Poin

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.193.313 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 21,36 miliar lembar saham senilai Rp13,42 triliun. Sebanyak 253 saham naik, 245 saham menurun, dan 274 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei melemah 132,90 poin atau 0,34 persen ke 38,787,39, indeks Hang Seng menguat 117,08 poin atau 0,91 persen ke 19.553,60, indeks Shanghai menguat 31,63 poin atau 1,01 persen ke 3.154,03, dan indeks Strait Times menguat 8,48 poin atau 0,26 persen ke 3.313,47.

Rupiah Turun

Sementara itu, kursrupiah terhadap dolar AS pada perdagangan ditutup turun dipengaruhi oleh pernyataan yang lebih hawkish dari beberapa pejabat bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed terkait arah suku bunga Fed Funds Rate (FFR).

Pada akhir perdagangan Jumat, kurs rupiah melemah 31 poin atau 0,20 persen menjadi Rp15.955 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.924 per dolar AS.

“Dolar AS rebound setelah pernyataan yang relatif lebih hawkish dari pejabat-pejabat The Fed semalam. Mereka pada umumnya mengatakan masih perlu melihat bukti lebih lanjut apabila inflasi turun sebelum memangkas suku bunga,” kata analis mata uang Lukman Leong seperti dikutif Antara.

 Market konsensus menunjukkan probabilitas pasar sebesar 68 persen untuk penurunan FFR pada September 2024.

Sementara itu, surplus neraca perdagangan RI memberikan sentimen yang cukup positif bagi rupiah, sehingga menahan laju pelemahan rupiah lebih dalam.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), surplus neraca perdagangan Indonesia berlanjut pada April 2024 sebesar 3,56 miliar dolar AS, lebih rendah dibandingkan dengan surplus pada Maret 2024 sebesar 4,58 miliar dolar AS.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Jumat merosot ke level Rp15.978 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.944 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Bursa

Intercontinental Exchange dan OKX Bentuk Joint Venture, Jembatani Pasar Aset Tradisional dan Digital

JAKARTA, Bisnistoday - Intercontinental Exchange (NYSE: ICE) dan OKX mengumumkan pembentukan joint...

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...

Ilustrasi pergerakan saham (dok:Unsplash/jakub Żerdzicki)
Bursa

Dampak Perdamaian AS Iran: Harga Minyak Turun, Saham Naik

JAKARTA, Bisnistoday –Kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri perang berdampak pada melonjaknya harga saham...

IHSG ditutup menguat
Bursa

Aksi Selektif Saham Murah, IHSG Kembali Menguat Signifikan

JAKARTA, Bisnistoday – Relatif rendahnya saham yang berfundamental meyakinkan, dengan harga yang...