www.bisnistoday.co.id
Minggu , 28 Juni 2026
Home BURSA & KORPORASI Korporasi Mirae Asset : Tomi Taufan Pertajam Strategi Bisnis Ritel
Korporasi

Mirae Asset : Tomi Taufan Pertajam Strategi Bisnis Ritel

Mirae Asset
DIREKTUR Mirae Asset, Tomi Taufan./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia mengangkat Tomi Taufan sebagai direktur baru untuk mempertajam bisnis perseroan di segmen ritel.

Tae Yong Shim, CEO Mirae Asset, mengatakan pengangkatan Tomi sebagai direktur baru tersebut menjadi mandat dari pemegang saham yang dituangkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 15 Mei 2024.

“Dengan diangkatnya direktur baru tersebut, kami dapat mempertajam bisnis ritel kami sekaligus melanjutkan pengembangan dan inovasi yang menjadi rencana jangka panjang kami,” ujar Mr. Shim di Jakarta, Rabu (22/5).

Tomi memiliki pengalaman 9 tahun di Mirae Asset dan total pengalaman 12 tahun di pasar modal serta memiliki izin sebagai Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE). Dia memulai karirnya di Mirae Asset sebagai Staff OE Management (Office Education/OE), Head of OE Management, dan Head of Retail Business. Sebelum bergabung dengan Mirae Asset, Tomi adalah Branch Coordinator PT Reliance Securities Tbk (sekarang bernama Reliance Sekuritas Indonesia Tbk).

Untuk bisnis ritel, Mr. Shim mengatakan perusahaan memiliki beberapa strategi baru tahun ini. Salah satu strategi baru tersebut adalah memberikan fasilitas ruang transaksi yang lebih besar untuk nasabah sekaligus memperkuat manajemen risiko (risk management).

“Saat ini, Mirae Asset diakui pelaku pasar memiliki sistem manajemen risiko terbaik sehingga fasilitas transaksi nasabah yang semakin besar dapat lebih terkendali,” ujar Mr. Shim.

Tomi Taufan, Direktur Mirae Asset, secara khusus menjelaskan bahwa Mirae Asset mengkurasi saham-saham margin dengan menggunakan berbagai faktor pasar, memilih saham-saham yang baik melalui sistem manajemen risiko yang stabil, sehingga memberikan peluang investasi yang sangat baik kepada nasabah.

Tomi mengatakan bahwa fasilitas transaksi tersebut diberikan untuk menaikkan batas maksimal transaksi saham harian (remain trade limit/RTL) dan memperbanyak saham-saham yang masuk ke dalam fasilitas rekening margin (marginable stock).

“Dengan sistem manajemen risiko yang lebih baik dan kuat, kami akan memberikan dukungan kepada nasabah dalam bertransaksi dengan fasilitas limit perdagangan yang lebih besar, serta saham margin yang lebih banyak,” kata Tomi.

Untuk saham margin, saat ini terdapat sekitar 80 saham yang dapat ditransaksikan oleh nasabah yang memiliki rekening margin, tetapi dalam waktu dekat jumlahnya ditingkatkan menjadi lebih dari 100 saham.

Selain mengangkat Tomi sebagai direktur baru, RUPSLB pada 15 Mei 2024 tersebut juga memiliki dua keputusan lain yaitu menyetujui pengangkatan kembali Arisandhi Indrodwisatio sebagai direktur dan menyetujui berhentinya Kyungshin Cho sebagai direktur Mirae Asset./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Public Ekpost
Korporasi

PT DFI Retail Nusantara Tbk Pertahankan Kinerja di Tahun 2025

TANGSEL, Bisnistoday- Dalam paparan kinerja tahun 2025,  PT DFI Retail Nusantara Tbk,...

PetroChina
Korporasi

PetroChina Serahkan Ambulans untuk Operasional RS Adhyaksa Jambi

JAMBI, Bisnistoday – PetroChina International Jabung Ltd. mendukung pembangunan sosial dan peningkatan...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Dalam Penguatan Ekosistem UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) menegaskan komitmennya...

PLN Ixon Plus
Korporasi

PLN Icon Plus dan Siloam Hospitals Gelar Medical Check Up untuk Dukung Kesehatan Karyawan

PALEMBANG, Bisnistoday – PLN Icon Plus SBU Sumbagsel bekerja sama dengan Siloam...