www.bisnistoday.co.id
Rabu , 19 Agustus 2026
Home BURSA & KORPORASI Korporasi Mirae Asset : Tomi Taufan Pertajam Strategi Bisnis Ritel
Korporasi

Mirae Asset : Tomi Taufan Pertajam Strategi Bisnis Ritel

Mirae Asset
DIREKTUR Mirae Asset, Tomi Taufan./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia mengangkat Tomi Taufan sebagai direktur baru untuk mempertajam bisnis perseroan di segmen ritel.

Tae Yong Shim, CEO Mirae Asset, mengatakan pengangkatan Tomi sebagai direktur baru tersebut menjadi mandat dari pemegang saham yang dituangkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 15 Mei 2024.

“Dengan diangkatnya direktur baru tersebut, kami dapat mempertajam bisnis ritel kami sekaligus melanjutkan pengembangan dan inovasi yang menjadi rencana jangka panjang kami,” ujar Mr. Shim di Jakarta, Rabu (22/5).

Tomi memiliki pengalaman 9 tahun di Mirae Asset dan total pengalaman 12 tahun di pasar modal serta memiliki izin sebagai Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE). Dia memulai karirnya di Mirae Asset sebagai Staff OE Management (Office Education/OE), Head of OE Management, dan Head of Retail Business. Sebelum bergabung dengan Mirae Asset, Tomi adalah Branch Coordinator PT Reliance Securities Tbk (sekarang bernama Reliance Sekuritas Indonesia Tbk).

Untuk bisnis ritel, Mr. Shim mengatakan perusahaan memiliki beberapa strategi baru tahun ini. Salah satu strategi baru tersebut adalah memberikan fasilitas ruang transaksi yang lebih besar untuk nasabah sekaligus memperkuat manajemen risiko (risk management).

“Saat ini, Mirae Asset diakui pelaku pasar memiliki sistem manajemen risiko terbaik sehingga fasilitas transaksi nasabah yang semakin besar dapat lebih terkendali,” ujar Mr. Shim.

Tomi Taufan, Direktur Mirae Asset, secara khusus menjelaskan bahwa Mirae Asset mengkurasi saham-saham margin dengan menggunakan berbagai faktor pasar, memilih saham-saham yang baik melalui sistem manajemen risiko yang stabil, sehingga memberikan peluang investasi yang sangat baik kepada nasabah.

Tomi mengatakan bahwa fasilitas transaksi tersebut diberikan untuk menaikkan batas maksimal transaksi saham harian (remain trade limit/RTL) dan memperbanyak saham-saham yang masuk ke dalam fasilitas rekening margin (marginable stock).

“Dengan sistem manajemen risiko yang lebih baik dan kuat, kami akan memberikan dukungan kepada nasabah dalam bertransaksi dengan fasilitas limit perdagangan yang lebih besar, serta saham margin yang lebih banyak,” kata Tomi.

Untuk saham margin, saat ini terdapat sekitar 80 saham yang dapat ditransaksikan oleh nasabah yang memiliki rekening margin, tetapi dalam waktu dekat jumlahnya ditingkatkan menjadi lebih dari 100 saham.

Selain mengangkat Tomi sebagai direktur baru, RUPSLB pada 15 Mei 2024 tersebut juga memiliki dua keputusan lain yaitu menyetujui pengangkatan kembali Arisandhi Indrodwisatio sebagai direktur dan menyetujui berhentinya Kyungshin Cho sebagai direktur Mirae Asset./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Waskita Beton
Korporasi

Waskita Beton Precast Turut Andil Pembangunan Infrastruktur Strategis Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday - Kontribusi Waskita Beton Precast tersebar pada beragam proyek di...

Korporasi

BRI Life Raih Penghargaan, Perkuat Posisi Market Leader Industri Asuransi Jiwa

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life meraih empat penghargaan nasional  dan internasional...

PLN Icon Plus
Korporasi

ICONNET Palembang Meriahkan Hari Anak Nasional 2026 dengan Edukasi Internet dan Lomba Mewarnai

BANYUASIN, Bisnistoday – Dalam rangakaian memperingati Hari Anak Nasional 2026, ICONNET Palembang...

PLN Iconnet
Korporasi

ICONNET Sahabat Anak Edukasi Internet Sehat Untuk Peringati Hari Anak Nasional di Bangka Tengah

BANGKA TENGAH, Bisnistoday -  Sebagai peringatan Hari Anak Nasional 2026, PLN Icon...