JAKARTA, Bisnistoday- Diperkirakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak beragam (mixed). Pasar masih butuh stimulus kuat untuk memacu pergerakan pasar.
Tim Riset Mirae Asset Sekuritas memguraikan, bahwa pada perdagangan Selasa (29/10), IHSG berpeluang bergerak beragam, dengan rentang perdagangan di level 7680 hingga 7689. Support di level 7500.
Perdagangan kemarin, IHSG ditutup melemah -0.78% pada perdagangan Senin. Sektor Keuangan dan Infrastruktur menjadi pemberat indeks dengan saham-saham seperti BMRI, BBNI, BREN and ISAT. Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih di pasar regular senilai IDR356bn dengan porsi net sell terbesar pada saham BMRI, BBRI dan PANI.
Pasar saham Amerika Serikat ditutup lebih tinggi karena pasar bersiap untuk serangkaian laporan laba. Perusahaan teknologi besar kemungkinan akan menjadi fokus, dengan lima dari “Magnificent Seven” akan merilis kinerja di sepanjang minggu ini. S&P 500 naik sebesar +0,27%, Dow naik +0,65%, dan Nasdaq naik +0,26%.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita bersama dengan Dirjen Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil Kemenperin Reni Yunita kemarin menggelar pertemuan dengan Komisaris Utama Sritex, Iwan S. Lukminto.
Pemerintah membuka peluang untuk memberikan dana talangan atau bailout kepada Sritex mengingat saat ini utilisasi pabrik mencapai 65% dengan tenaga kerja mencapai hampir 5.000 orang.
Rekomendasi Saham :
ANTM, trading buy, Support : 1590, Resistance : 1650, Target price : 1730 (+7.45%), Cut loss : 1560
ERAA: trading buy, Support : 428, Resistance : 450, target price : 480 (+9.59%), Cut loss : 424
PWON : trading buy, Support : 462, Resistance : 478, Target price : 530 (+12.29%) Cut loss : 458.//










































