www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 2 Mei 2026
Home EKONOMI Ketahanan Energi, Peresmian Tahap FEED Proyek LNG Abadi, Blok Masela
EKONOMI

Ketahanan Energi, Peresmian Tahap FEED Proyek LNG Abadi, Blok Masela

Peresmian FEED Masela
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – INPEX CORPORATION (INPEX), melalui anak perusahaannya INPEX Masela, Ltd. (INPEX Masela) sebagai operator dan mewakili para mitra Joint Venture yaitu PT Pertamina Hulu Energi Masela (PHE Masela) dan PETRONAS Masela Sdn. Bhd. (PETRONAS Masela), resmi menggelar acara dimulainya tahap Front-End Engineering and Design (FEED) untuk Proyek LNG Abadi, Blok Masela di Indonesia.

”Proyek ini bukan hanya proyek migas biasa, tetapi salah satu pilar ketahanan energi serta motor penggerak pembangunan nasional dan daerah,” ujar Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung dalam acara peresmian dimulainya tahap Front-End Engineering and Design (FEED) untuk Proyek LNG Abadi, Blok Masela di Indonesia, Kamis (28/8), di Jakarta.

Wamen ESDM didampingi oleh Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Djoko Siswanto mengutarakan, tahap FEED untuk proyek ini merupakan tonggak penting dalam pengembangan Proyek Lapangan Abadi di Blok Masela.

Setelah pelaksanaan FEED, kontraktor akan mengerjakan empat paket utama FEED yaitu: (1) Subsea Umbilicals, Risers and Flowlines (SURF), (2) Gas Export Pipeline (GEP), (3) Floating Production Storage and Offloading (FPSO), dan (4) Onshore Liquefied Natural Gas (OLNG) Plant.

Tahap ini merupakan merupakan tonggak strategis dalam perjalanan proyek LNG Abadi menuju realisasi, sekaligus memperkuat komitmen INPEX dan para mitra dalam mendukung target nasional Indonesia untuk mencapai swasembada energi dan transisi menuju energi bersih. Dalam tahap ini, INPEX akan mengoptimalkan desain, mengurangi resiko teknis, dan meningkatkan kepastian biaya serta jadwal yang tentunya penting demi memastikan fase EPC yang berkualitas tinggi.

Yuliot menekankan pemerintah menaruh harapan besar agar proyek ini berjalan sesuai jadwal dan memberi manfaat maksimal bagi bangsa. Hal ini sejalan dengan salah satu Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yaitu swasembada energi, proyek ini harus menjadi bagian dari strategi besar bangsa untuk berdiri di atas kaki sendiri.

”Maka dari itu, yang paling pertama, saya ingin menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan proyek ini melalui dukungan fleksibilitas dalam peraturan pengadaan serta dukungan percepatan seluruh perizinan terkait secara tepat waktu untuk berbagai kegiatan pada fase FEED dan EPC,” kata dia.

Lapangan Gas Abadi

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto menyatakan proyek Lapangan Gas Abadi menempati posisi istimewa di antara proyek-proyek migas yang tengah dikembangkan. Seperti diketahui, lapangan ini memiliki cadangan gas sekitar 18,54 TCF. Setelah beroperasi penuh, kapasitas produksinya akan mencapai 9,5 MTPA LNG, 150 MMSCFD gas pipa, serta sekitar 35.000 BOPD kondensat.

”Dengan cadangan dan kapasitas sebesar ini, Proyek Abadi diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga menciptakan multiplier effect yang signifikan dengan menjadi lokomotif penggerak ekonomi nasional maupun daerah, melalui pemanfaatan sumber daya yang ada di kawasan proyek dan sekitarnya,” ujar Djoko.

 “Kami sangat antusias memasuki tahap FEED untuk Proyek LNG Abadi, yang merupakan pencapaian penting Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Djoko Siswanto. /

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Robot (Ilustrasi/unsplash/alex knight
EKONOMIOtomotif & Tekno

Konvergensi Teknologi Kunci Kemajuan di Masa Depan

JAKARTA, Bisnistoday – Di masa depan, kemampuan bersaing suatu negara atau perusahaan...

Kilang Minyak (Ilustrasi/Umsplash/maksym kaharlytsky)
EKONOMIEnergiGLOBALKawasan Global

UEA Keluar dari OPEC, Apa Dampaknya pada Harga Minyak?

JAKARTA, Bisnistoday - Konflik di Timur Tengah telah berdampak pada organisasi negara-negara...

Mou Pengembangan Bioetanol (dok PTPN)
EKONOMIEnergi

Kementan dan ESDM Percepat Hilirisasi Pertanian dan Energi

JAKARTA, Bisnistoday - Pemerintah terus memperkuat komitmen dalam mempercepat program hilirisasi pertanian...

Sinergi Pengembangan Bioetanol (Dok PTPN)
EKONOMI

PTPN, Pertamina dan Medco Sinergi Kembangkan Bioetanol

JAKARTA, Bisnistoday - Holding Perkebunan Nusantara, PT Perkebunan Nusantara III (Persero) (PTPN...