www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 7 November 2026
Home HEADLINE NEWS Ditengah Gejolak Global, Ekonomi Indonesia Perkuat Hilirisasi dan Ketahanan Nasional
HEADLINE NEWS

Ditengah Gejolak Global, Ekonomi Indonesia Perkuat Hilirisasi dan Ketahanan Nasional

Diskusi INDEF
SARASEHAN 100 Ekonom INDEF bertema “Resiliensi Ekonomi Domestik sebagai Fondasi Menghadapi Gejolak Dunia” di Jakarta, baru-baru ini./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Pemerintah optimistis ekonomi Indonesia terus menunjukkan ketahanan di tengah dinamika global yang kian kompleks. Keyakinan ini disampaikan oleh Ferry Irawan, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN, Kemenko Perekonomian, saat acara Sarasehan 100 Ekonom INDEF bertema “Resiliensi Ekonomi Domestik sebagai Fondasi Menghadapi Gejolak Dunia” di Jakarta, baru-baru ini.

Ferry menjelaskan, meski dunia dihadapkan pada ketegangan geopolitik, kebijakan perdagangan proteksionis, dan volatilitas pasar keuangan, Indonesia tetap mencatat arah ekonomi yang positif. “Pemerintah terus memantau tantangan global agar perekonomian domestik tetap tangguh,” ujarnya.

Beberapa tantangan utama yang dihadapi Indonesia antara lain rendahnya produktivitas, tingginya ICOR (Incremental Capital Output Ratio) di angka 5,79, meningkatnya tenaga kerja informal pasca-pandemi, serta pembiayaan swasta yang masih terbatas.

Untuk menjawab persoalan tersebut, pemerintah menyiapkan strategi besar seperti diversifikasi pasar ekspor, transformasi digital dan ekonomi kreatif, hilirisasi industri, penguatan ketahanan pangan dan energi, hingga insentif fiskal seperti tax holiday untuk sektor prioritas.

Hilirisasi Jadi Andalan Pertumbuhan

Todotua Pasaribu, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Wakil Kepala BKPM, menegaskan bahwa hilirisasi mineral dan pertambangan telah berkontribusi signifikan terhadap ekonomi nasional. “Capaian investasi sudah mencapai 75 persen dari target tahun ini, dan akan terus ditingkatkan agar pertumbuhan ekonomi tetap kuat,” jelasnya.

Todotua menambahkan, keberlanjutan hilirisasi memerlukan sinergi antara kebijakan investasi, perizinan, serta dukungan fiskal. Ia menyebutkan tiga tantangan besar yang harus dihadapi: daya saing, keberlanjutan, dan dampak lingkungan. Untuk menjawab hal itu, pemerintah tengah memperkuat strategi kawasan dan memberikan insentif pajak untuk peralatan dan bahan baku industri.

Sedangkan, Imaduddin Abdullah, Direktur Kolaborasi Internasional INDEF, menyoroti pentingnya ekosistem hilirisasi yang berkelanjutan. Todotua menjawab bahwa pemerintah kini menerapkan perizinan paralel untuk mempercepat proses usaha, sekaligus menjaga keseimbangan antara percepatan industri dan kelestarian lingkungan.

Kunci Masa Depan: Teknologi dan Energi Bersih

Sementara itu, Prof. Rina Indiastuti dari Universitas Padjadjaran menyoroti perlunya integrasi antara hilirisasi, pengembangan teknologi, serta peningkatan kualitas SDM. Menanggapi hal tersebut, Todotua menegaskan bahwa penguatan teknologi dan sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mempercepat hilirisasi nasional.

Namun, ia mengakui bahwa transisi menuju energi hijau masih menjadi tantangan besar. “Sebagian besar industri masih bergantung pada energi fosil, terutama batu bara, karena faktor biaya yang lebih murah dibandingkan energi hijau,” ujarnya.

Dengan berbagai strategi tersebut, pemerintah berharap perekonomian nasional tetap kokoh menghadapi tekanan global. Melalui hilirisasi, transformasi digital, serta penguatan SDM, Indonesia berupaya membangun fondasi ekonomi yang tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan.//

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

PHM
HEADLINE NEWS

Lampaui Target, Produksi Sumur Baru PHM Hasilkan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

JAKARTA, Bisnistoday.co.id  - PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) berhasil mencatatkan capaian positif...

Industri Elektronik
HEADLINE NEWS

Triwulan III-2026, Industri Manufaktur Tumbuh 5,88 Persen

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Industri pengolahan nonmigas tumbuh 5,88 persen secara tahunan (year-on-year/yoy)...

Pameran SIAL
HEADLINE NEWS

SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Bisnis Dan Akses Pasar Global Bagi Industri F&B

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 resmi dibuka hari...

GEDUNG BEI
HEADLINE NEWS

Potensi Arus Keluar Dana Asing hingga USD 11 Miliar Membayangi Pasar Saham

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai tekanan terhadap pasar...