www.bisnistoday.co.id
Jumat , 6 November 2026
Home LIFESTYLE Wisata & Kuliner SIAL Interfood 2025, Hadirkan Peserta Hingga 26 Negara Di Dunia
Wisata & Kuliner

SIAL Interfood 2025, Hadirkan Peserta Hingga 26 Negara Di Dunia

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Pertumbuhan positif di industri makanan dan minuman menjadi pendorong utama terselenggaranya SIAL Interfood 2025. Pameran ini, telah memasuki edisi ke 26 yang akan digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran pada 12–15 November 2025 mendatang.

Pameran akan menghadirkan beragam inovasi, inspirasi, serta peluang bisnis terkini di sektor makanan, minuman, jasa boga, hotel, restoran, kafe hingga bakery yang menegaskan peran penting sektor MICE dalam mendorong pertumbuhan dan daya saing industri makanan dan minuman Indonesia di pasar global.

Sebagai pameran makanan dan minuman terbesar di Asia Tenggara, pameran ini siap menghadirkan lebih dari 1.500 peserta dari 26 negara, antara lain Thailand, Indonesia, Iran, Singapura, Arab Saudi, Malaysia, Vietnam, Mesir, Korea, Turki, Rusia, Jepang, Taiwan, Tiongkok, Amerika Serikat, Pakistan, Maroco, Hongkong, Filipina, India, Jordania, Palestina, Dubai (UAE), Italia, Swiss dan Jerman, termasuk 100 UMKM unggulan Indonesia dengan produk inovatif dan siap ekspor.

“Selama empat hari penyelenggaraan, pameran ini menargetkan kehadiran lebih dari 90.000 pengunjung yang akan menikmati beragam peluang bisnis, inspirasi, dan tren terbaru industri makanan dan minuman global,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Krista Exhibitions, Daud D. Salim di Jakarta, Senin (3/11)

Baca Juga : Satu Dekade Kampoeng Legenda Suguhkan Ragam Kuliner Nusantara

Untuk lebih memeriahkan pameran tahun ini, akan dihadirkan tiga ajang besar dalam pameran ini yaitu Seafood Show Asia Expo, INAShop Expo dan All Indonesia CoolTech Expo, yang bersama-sama menghadirkan pengalaman terpadu dari bahan baku, inovasi teknologi, hingga solusi bisnis ritel.

“Kami terus bertransformasi menjadi platform global yang memperkuat konektivitas antar pelaku industri dari seluruh dunia. Tahun ini, kami menghadirkan sinergi yang lebih erat antara pemerintah, asosiasi, dan pelaku usaha, guna memperkuat ekosistem industri makanan dan minuman Indonesia di pasar internasional,” tuturnya.

Sebagai upaya meningkatkan kompetensi para pengusaha penyedia Makanan Bergizi Gratis (MBG), Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) akan menyelenggarakan Pelatihan dan Uji Kompetensi Keamanan Pangan Siap Saji.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas para pelaku usaha dalam menerapkan standar higienitas, kebersihan dan keamanan pangan, sehingga kualitas makanan yang disajikan senantiasa memenuhi ketentuan serta layak konsumsi.

“Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) serta Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) juga akan menampilkan UKM binaan dengan beragam produk unggulan siap ekspor,” pungkas Daud./

 

 

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Shanti dan produk SR Cakery (dok: pribadi)
LIFESTYLEWisata & Kuliner

Berawal dari Iseng, Shanti Merajut Cita Rasa dan Membangun SR Cakery

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Tidak semua usaha besar lahir dari perencanaan matang atau...

Lokakarya Mewujudkan Potensi Pengurangan Susut dan Sisa Pangan untuk Mendukung Transformasi Ekonomi Hijau Indonesia di Bali, akhir Oktober lalu. (dok:IBCSD)
LIFESTYLEWisata & Kuliner

IBCSD Dorong Hotel di Bali Jadi Garda Terdepan Pengurangan Sisa Pangan

Badung, Bisnistoday.co.id – Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian...

Wisata & Kuliner

Jelajah Cita Rasa dan Ragam Hiburan Nusantara di Batavia PIK

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Beragam cita rasa khas Indonesia, mulai dari hidangan Sumatra...

Wisata & Kuliner

K-Food Festa 2026 Berakhir Sukses, Perkuat Pasar Pangan Halal Korea di Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday.co.id,- Kementerian Pertanian, Pangan, dan Urusan Pedesaan Republik Korea bersama Korea...