JAKARTA, BisnisToday – Jose Mourinho tolak mentah-mentah kembali ke Real Madrid, bab sudah tertutup, fokus kejar misi mustahil di Benfica.
Ya, dengan tegas Jose Mourinho menutup segala kemungkinan kembali melatih Real Madrid di tengah tekanan yang semakin besar terhadap pelatih Los Blancos saat ini, Xabi Alonso.
“Itu bab yang sudah tertutup justru Anda yang membukanya lagi,” ucap sang pelatih berjuluk The Special One itu yang dikutip dari beIN Sport.
Keterangannya terungkap dalam konferensi pers menjelang laga krusial Liga Champions melawan Napoli.Pelatih asal Portugal yang kini menahkodai Benfica itu ditanya langsung mengenai ketertarikannya kembali ke Santiago Bernabéu.
Catatan Gemilang Jose Mourinho
Mourinho pernah menorehkan catatan gemilang selama tiga musim (2010-2013) bersama Real Madrid.Di antaranya meraih gelar LaLiga 2011/12, Copa del Rey 2011, dan Supercopa de España 2012.Ia juga menjadi arsitek di balik kedatangan bintang-bintang seperti Luka Modrić, Mesut Özil, dan Ángel Di María.
Saat ini, fokus Mourinho tertuju penuh pada Benfica dan misi mustahil di Liga Champions.Timnya baru mengumpulkan tiga poin dari lima laga, menempatkan mereka di posisi 30. Kemenangan 2-0 atas Ajax pekan lalu menjadi kemenangan beruntun pertamanya di kompetisi elit Eropa sejak November 2018.
Mentalitas Benfica Hadapi Napoli
Mourinho akan memimpin Benfica menghadapi Napoli yang dilatih Antonio Conte pada Kamis 11 Desember 2025 di Estadio da Luz.Berdasarkan statistik, ini adalah pertemuan kesembilan bagi kedua manajer.
Conte unggul dengan empat kemenangan, berbanding dua kemenangan milik Mourinho, dan satu hasil imbang. Meskipun demikian, Mourinho menegaskan bahwa ia tidak pernah mengubah mentalitasnya dalam menghadapi laga apa pun.
“Saya memperlakukan setiap pertandingan seperti final, entah itu bagus atau buruk,” katanya.“Dalam 25 tahun karier, saya tidak pernah mengubah cara itu, dan saya tidak akan mengubahnya sekarang,” kata dia.
“Napoli adalah tim yang sangat kuat, kini bahkan lebih kuat lagi karena mereka bermain sesuai gaya pelatihnya,” pungkasnya.







































