MAKASSAR, Bisnistoday – Pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak saat sedang dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar pada siang ini sekitar pukul 13.17 WITA. Pesawat yang sedang mendekati tujuan pendaratannya di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, tiba-tiba tidak lagi merespons komunikasi dari pengontrol lalu lintas udara dan hilang dari radar saat melintasi wilayah udara Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Titik terakhir diketahui berada sekitar kawasan Leang-Leang, yang berbatasan dengan Kabupaten Pangkep. Menurut data awal yang dihimpun, pesawat tersebut membawa total 11 orang, terdiri dari 8 kru dan 3 penumpang.
Begitu menerima informasi hilangnya kontak, Basarnas Makassar bersama AirNav Makassar langsung merespons kejadian ini. Tim SAR telah diberangkatkan ke titik koordinat terakhir pesawat berdasarkan informasi dari AirNav. Personel SAR dibagi menjadi beberapa tim pencari untuk mempercepat operasi di lapangan.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, menyatakan bahwa tim pencarian bergerak menuju lokasi dengan membawa perlengkapan evakuasi dan pemantauan udara. Puluhan personel SAR gabungan dari Basarnas dan potensi SAR lainnya dikerahkan untuk melakukan pencarian di kawasan Leang-Leang yang berbukit dan berbatu.
“Saat ini kami telah menuju lokasi sesuai dengan koordinat yang diberikan oleh AirNav,” ujar Andi Sultan kepada wartawan.
Medan pencarian diperkirakan cukup menantang karena kawasan Leang-Leang Maros dikenal dengan perbukitan karst dan kontur yang tidak rata, sehingga proses pencarian memerlukan waktu dan koordinasi intensif. Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi mengenai kondisi pesawat atau posisi pasti di tanah.
Pihak Basarnas dan instansi terkait masih terus melakukan pencarian dan akan memberikan informasi lebih lanjut begitu ada perkembangan dari operasi SAR di lapangan./berbagai sumber/






































