www.bisnistoday.co.id
Jumat , 6 November 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Agrinas Palma Jajaki Kerja Sama dengan Ashok Leyland Untuk Kendaraan Perkebunan
Ekonomi & Bisnis

Agrinas Palma Jajaki Kerja Sama dengan Ashok Leyland Untuk Kendaraan Perkebunan

PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dan perusahaan otomotif global Ashok Leyland, Hinduja Group dari India menjajaki peluang kerja sama di bidang kendaraan komersial, kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV), logistik perkebunan, Kamis, (24/7).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menerima kunjungan perusahaan otomotif global Ashok Leyland, bagian dari Hinduja Group dari India. Kedua perusahaan menjajaki peluang kerja sama di bidang kendaraan komersial, kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV), logistik perkebunan, serta pengembangan sektor agribisnis dan hilirisasi.

Pertemuan dihadiri Direktur Utama Mohammad Abdul Ghani dan turut dihadiri Wakil Direktur Utama Kusdi Sastro Kidjan, Direktur Operasional Tuhu Bangun, Direktur Bisnis Nurhidayat, serta Direktur Pemasaran Mohammad Wais Fansuri, bersama jajaran manajemen PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Kamis (23/7). Dari pihak Ashok Leyland hadir jajaran pimpinan perusahaan untuk memaparkan kapabilitas dan menjajaki potensi kerja sama yang dapat memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak.

Melalui siaran pers yang diterima, Agrinas menyampaikan kebutuhan operasional perusahaan, khususnya terkait penguatan sistem logistik pengangkutan tandan buah segar (TBS) serta komitmen perusahaan dalam mendorong penggunaan teknologi yang lebih ramah lingkungan melalui transformasi armada menuju kendaraan listrik secara bertahap.

Dalam kesempatan tersebut, Ashok Leyland memaparkan profil perusahaan beserta kapabilitasnya sebagai salah satu produsen kendaraan komersial global, termasuk pengalaman dalam pengembangan truk, bus, kendaraan pertahanan, dan kendaraan listrik.

Diskusi juga membahas berbagai peluang kolaborasi yang berpotensi dikembangkan di masa mendatang, tidak hanya pada aspek penyediaan kendaraan operasional, tetapi juga dukungan terhadap pengembangan kawasan perkebunan, penguatan rantai pasok logistik, pengembangan bioetanol berbasis singkong, pemanfaatan Palm Oil Mill Effluent (POME) sebagai bahan baku bioavtur, hingga potensi perdagangan komoditas kelapa sawit dan produk turunannya ke pasar internasional.

Seluruh pembahasan masih berada pada tahap eksplorasi dan akan dikaji lebih lanjut sesuai kebutuhan serta prioritas bisnis masing-masing pihak.

Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak sepakat untuk melaksanakan pembahasan teknis lanjutan guna mendalami spesifikasi kendaraan, aspek komersial, serta berbagai peluang kolaborasi yang dinilai memiliki nilai tambah bagi kedua perusahaan.

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Suku Bunga Mekaar 8 Persen Resmi Berlaku

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama PT...

Aktifitas Bongkar Muat di Pelabuhan Belawan.
Ekonomi & Bisnis

Hingga September 2026, Kemendag Catat Tren Positif Perdagangan Luar Negeri  

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Indonesia kembali mencatatkan surplus neraca perdagangan pada September 2026...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pembahasan RUU Perkoperasian Capai 80 Persen, Ditargetkan Rampung Tahun Ini

JAKARTA, Bisnistoday – Sekretaris Kementerian Koperasi (Kemenkop) Ahmad Zabadi menyampaikan pembahasan Rancangan...

Menperin
Ekonomi & Bisnis

Prospek Industri Sedang Baik, Menperin Sarmuji Minta Kadin Manfaatkan Momentum

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menilai prospek industri nasional sedang...