TANGERANG, Bisnistoday – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah melepas secara simbolis 86 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Jepang. Pengiriman pekerja migran ini diinisiasi oleh Koperasi Jasa Syariah Kita Miraino Hikari yang didukung Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).
Sebanyak 86 orang pekerja migran ke Jepang akan bekerja di berbagai sektor, seperti hospitality dan jasa konstruksi. Sebagai informasi, Koperasi Jasa Syariah Kita Miraino Hikari adalah lembaga keuangan berbasis syariah yang berfokus pada pembiayaan pendidikan dan keterampilan bagi tenaga kerja pemagang yang akan bekerja di Jepang
Wamenkop Farida berpesan agar para pekerja menjaga nama baik Indonesia di Jepang. Ia berharap PMI tidak hanya mengejar materi, tetapi juga menyerap ilmu manajerial dan etika kerja disiplin di Jepang yang dapat diterapkan saat pulang ke tanah air.
“Kalian adalah citra Indonesia, tanamkan di hati bahwa Indonesia adalah tanah air kalian. Jadilah wirausaha baru saat kembali ke tanah air nanti,” pesannya saat acara pelepasan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (5/8).
Langkah ini, disebut Wamenkop, sebagai bentuk nyata transformasi koperasi modern yang mampu berkontribusi pada sektor riil dan penciptaan lapangan kerja internasional, sekaligus mendukung visi Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Direkur Utama LPDB Krisdianto dan Ketua Koperasi Jasa Syariah Kita Miraino Hikari Aditya Affasha Riawan.
“Koperasi Kita Miraino Hikari membuktikan bahwa anak muda bisa mengelola koperasi secara profesional, digital, dan mampu mengirimkan tenaga kerja profesional ke luar negeri,” ujar Wamenkop.
Farida mengungkap komitmen Kemenkop melalui LPDB yang telah memberikan pembiayaan sebesar Rp55 miliar untuk mendukung operasional Koperasi Jasa Syariah Kita Miraino Hikari. Dukungan ini, lanjut Wamenkop, memungkinkan koperasi memberikan pelayanan maksimal kepada para calon pekerja tanpa biaya jaminan.
“Ini adalah bentuk afirmasi pemerintah. Dengan bunga yang sangat rendah, koperasi bisa memberdayakan masyarakat. Bahkan, ada pekerja yang berangkat tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun karena skema pembiayaan yang inovatif ini,” tambah Wamenkop.
Koperasi Pantau Selama Bekerja di Jepang
Ketua Koperasi Jasa Syariah Kita Miraino Hikari, Aditya Affasha Riawan, menyatakan bahwa pelepasan ini merupakan hasil sinergi kuat antara pihaknya dengan Kemenkop, LPDB, dan mitra Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).
Ia menegaskan komitmen Koperasi Jasa Syariah Kita Miraino Hikari untuk terus mengawal PMI, tidak hanya sampai keberangkatan, tetapi juga selama mereka bekerja di Jepang.
Aditya juga memberikan motivasi kepada para pekerja agar menjaga disiplin dan integritasisiasi
“Di Jepang, bukan hanya kepintaran yang dihargai, tapi disiplin dan kerja keras. Ingat perjuangan kalian, perjuangan tidak akan pernah mengkhianati hasil,” tegasnya.
Sebagai informasi, Koperasi Jasa Syariah Kita Miraino Hikari adalah lembaga keuangan berbasis syariah yang berfokus pada pembiayaan pendidikan dan keterampilan bagi tenaga kerja pemagang yang akan bekerja di Jepang.







































