JAKARTA, Bisnistoday – Relatif rendahnya saham yang berfundamental meyakinkan, dengan harga yang lumayan terdiskon, mendorong investor saham memborong kembali saham-saham tersebut. Dengan begitu, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (OHSG) kembali melejit.
Pada perdagangan Rabu (10/6), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatatkan penguatan signifikan. IHSG ditutup naik 2,71% atau bertambah 155,72 poin ke level 5.902,37, melanjutkan tren rebound yang telah berlangsung dalam beberapa sesi terakhir.
Analis Senior PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Rully Arya Wisnubroto mengatakan, IHSG melanjutkan reli tajam dua hari berturut-turut, menguat 2,7% ke 5.902, sehingga mencatat kenaikan kumulatif lebih dari 10% dalam dua hari perdagangan terakhir. Di saat yang sama, pasar justru dibayangi akumulasi net sell asing sekitar IDR5,5 triliun di pasar reguler, mengindikasikan bahwa reli ini ditopang terutama oleh aliran dana domestik.
“Menariknya, BBRI yang mencatat net sell asing cukup besar justru menjadi salah satu kontributor utama penguatan IHSG kemarin, menegaskan peran investor domestik sebagai backstop utama pada saham perbankan big cap,” tutur Rully.
Tingginya tekanan jual asing, lanjut Rully, menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan investor global terhadap prospek Indonesia belum sepenuhnya pulih, meskipun pemerintah dan BI telah melakukan berbagai langkah stabilisasi dan pemulihan sentimen.
“Kondisi ini membuat reli jangka pendek IHSG berpotensi rapuh jika tidak diikuti perbaikan yang lebih nyata pada arus dana asing dan persepsi risiko makro./









































