www.bisnistoday.co.id
Jumat , 6 November 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Arogansi Elit Picu Ledakan Demo, Pakar Hukum Peringatkan Jalan Tengah Ini Sebagai Solusi
Nasional

Arogansi Elit Picu Ledakan Demo, Pakar Hukum Peringatkan Jalan Tengah Ini Sebagai Solusi

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Gelombang demonstrasi besar-besaran yang berujung anarkis di berbagai kota Indonesia mendapat sorotan berbagai pihak, termasuk luar negeri. Pakar Hukum Prof. Henry Indraguna, SH.MH menilai, aksi ini adalah akumulasi kegelisahan publik atas penegakan hukum, keadilan sosial, kenaikan biaya hidup, dan praktik korupsi yang merajalela.

Prof Henry memaklumi bahwa penyampaian pendapat di muka umum adalah hak konstitusional setiap warga negara. Namun, aksi anarkis yang bertujuan menjatuhkan pemerintahan yang sah adalah tindakan inkonstitusional yang tidak dapat ditoleransi.

“Aksi massa yang anarkis dan vandalisme dapat berkembang menjadi konflik sosial yang mengganggu stabilitas politik, keamanan, dan ekonomi nasional,” tegas Prof Henry di Jakarta, Senin (1/9/2025). Ia menyoroti bahwa akar masalahnya adalah aspirasi rakyat yang diabaikan dan dilecehkan oleh elit penguasa.

“Banyak kebijakan publik dianggap tidak berpihak pada rakyat kecil, seperti kenaikan harga pokok dan kebijakan fiskal yang membebani,” ungkapnya. Rakyat menilai jalur formal aspirasi tidak efektif, sehingga memilih jalanan sebagai ruang ekspresi terakhir.

Lebih lanjut, Guru Besar Unissula ini menyebut kesenjangan sosial dan gaya hidup pejabat sebagai pemicu psikologis kemarahan publik. “Mereka hidup seperti borjuis di tengah kaum proletar, tanpa sense of crisis, yang memperlebar jurang kepercayaan,” jelasnya.

Prof Henry juga mengkritik lemahnya penegakan hukum terhadap korupsi dan sistem pemilu yang melahirkan oligarki. Ia lantas mengusulkan rekomendasi kebijakan, mulai dari dialog nasional hingga reformasi regulasi.

Rekomendasi jangka pendeknya adalah membuka dialog nasional, mengusut tuntas pelanggaran prosedur aparat, dan mengontrol gaya hidup pejabat. Untuk jangka panjang, ia mendesak pengesahan UU Perampasan Aset dan reformasi sistem pemilu yang berbasis meritokrasi.

“Hanya dengan menghapus arogansi, menekan korupsi, dan mereformasi regulasi, kita dapat mengembalikan kepercayaan rakyat,” pungkasnya. Jalan tengah berdasarkan konstitusi, menurutnya, adalah fondasi menuju Indonesia Emas 2045 yang adil dan sejahtera.

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Dirjen Kemenaker
Nasional

Ketentuan BSU 2026, Pekerja Berhak Terima Bantuan Rp900 Ribu

JAKARTA, Bisnistoday.co.id- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menetapkan ketentuan penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU)...

Kepala Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya Ferdinan Adinoto memimpin rapat koordinasi bersama Pejabat Pengawas untuk mengevaluasi kinerja dan meningkatkan pelayanan pertanahan.
NasionalNASIONAL & POLITIK

Kantah Palangka Raya Perkuat Pengawasan Kinerja Internal

PALANGKA RAYA, Bisnistoday.co.id – Kepala Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya, Ferdinan Adinoto,...

Nasional

Kementan Perkuat Kompetensi Petani Kutai Barat, Dorong Transformasi Menuju Pertanian Modern

BINUANG , Bsnistoday.co.id - Kementerian Pertanian terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya...

Pencari Kerja
Nasional

Besok, Batas Akhir Lamar Lowongan MagangHub Batch 3

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan lulusan perguruan tinggi, lulusan pendidikan...