BANDUNG, Bisnistoday- Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP) terus mendorong pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kelapa sawit melalui program hilirisasi.
Salah satu langkah nyata ditunjukkan dengan menghadirkan produk turunan kelapa sawit dalam ajang Indonesia Tourism & Trade Investment Expo 2025 yang berlangsung di Cihampelas Walk, Bandung, pada 28–31 Agustus 2025.
Menurut Helmi Muhansah, Kepala Divisi Kerja Sama, Kemasyarakatan, dan UMKM BPDP, dukungan ini bertujuan menghasilkan produk sawit yang bernilai tambah, inovatif, dan berkelanjutan.
“BPDP aktif mendorong pengembangan produk turunan kelapa sawit dan komoditas lain melalui UKMK dengan berbagai program, seperti pendampingan, pelatihan, dan promosi untuk menghasilkan produk bernilai tambah yang inovatif dan berkelanjutan,” kata Helmi Muhansah, Kepala Divisi Kerja Sama, Kemasyarakatan, dan UMKM, BPDP di Bandung, dalam keteranganya, Senin (1/9).
Helmi mengatakan dukungan BPDP terhadap UMKM kelapa sawit di Indonesia merupakan bagian dari misi besar dalam rangka memperluas informasi manfaat kelapa sawit bagi masyarakat dan dunia.
“Kegiatan riil pengembangan dan pemberdayaan UMKM meliputi pelaksanaan dukungan pendanaan kegiatan pengembangan produk UKMK sawit, berbagai workshop dan praktik pembuatan produk UKMK sawit, workshop lanjutan peningkatan kapasitas UKMK sawit, maupun promosi produk UKMK sawit.”
Lebih lanjut Helmi menambahkan, BPDP mendorong tumbuhnya UKMK sawit di Indonesia yang tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga inovatif dalam memanfaatkan turunan dan limbah kelapa sawit menjadi produk bernilai tambah, ramah lingkungan, dan berdaya saing.//






































