JAKARTA, Bisnistoday – Bank DKI kembali meraih penghargaan prestisius, yakni The Best Indonesia GCG Award IX 2025 untuk kategori Regional Development Bank dengan aset lebih dari Rp80 triliun. Penghargaan ini diberikan atas komitmen Bank DKI dalam penerapan Tata Kelola Perusahaan (GCG) yang baik dan berkelanjutan.
Direktur Kepatuhan Bank DKI, Ateng Rivai, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya berkelanjutan mereka dalam meningkatkan standar tata kelola perusahaan.
“Kami berkomitmen untuk menjalankan bisnis dengan transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme, guna meningkatkan kepercayaan publik,” ujar Ateng dalam keterangannya, Kamis (20/2/2025).
Sebagai bagian dari strategi peningkatan tata kelola, Bank DKI mengoptimalkan penguatan sistem manajemen risiko serta pengawasan internal. Langkah ini sejalan dengan tujuan untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas di setiap lini operasional perusahaan.
Bank DKI juga mengadopsi digitalisasi dalam implementasi GCG untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan perusahaan. Dengan inovasi ini, Bank DKI berharap dapat memperkuat proses pengawasan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah dan pemangku kepentingan lainnya.
Ateng menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi dorongan untuk terus memperbaiki kebijakan dan tata kelola demi daya saing yang lebih baik. “Kami berusaha untuk memastikan bahwa Bank DKI tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga tetap kompetitif di pasar yang semakin dinamis,” tambahnya.
Indonesia GCG Award 2025 memberikan penghargaan berdasarkan kriteria transparansi, profesionalisme, serta keadilan dalam pengelolaan perusahaan. Penilaian dilakukan terhadap laporan tahunan dan informasi publik yang disajikan oleh perusahaan, sehingga dapat mencerminkan penerapan prinsip GCG secara optimal.
Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi, menegaskan bahwa penghargaan ini semakin memperkuat komitmen mereka dalam mendorong inovasi di bidang tata kelola. “Kami yakin dengan tata kelola yang solid, posisi Bank DKI akan semakin kokoh di industri perbankan,” tutup Arie.









































