www.bisnistoday.co.id
Jumat , 7 Agustus 2026
Home EKONOMI Biaya Distribusi dan Harga Minyak Terus Melonjak
EKONOMIGLOBALKawasan Global

Biaya Distribusi dan Harga Minyak Terus Melonjak

Berdasarkan Undang-Undang Jones, barang yang dikirim antarpelabuhan AS harus diangkut dengan kapal yang dibuat di AS, berbendera AS, dan sebagian besar dimiliki oleh AS.

Kapal Tanker
KAPAL TANKER BARU Milik PT Pertamina Internasional Shipping./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Sebulan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pengecualian untuk Undang-Undang Jones, sebuah undang-undang maritim yang melarang kapal berbendera asing mengangkut barang antar pelabuhan AS, biaya pengiriman dan harga minyak terus melonjak.

Pengecualian selama 60 hari tersebut mulai berlaku pada 18 Maret, ketika pergerakan pasokan energi melalui Selat Hormuz, jalur strategis yang mengangkut sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas alam cair dunia, terhambat karena perang AS-Israel melawan Iran.

Berdasarkan Undang-Undang Jones, barang yang dikirim antarpelabuhan AS harus menggunakan kapal yang dibuat di AS, berbendera AS, dan sebagian besar dimiliki oleh AS, sehingga membatasi jumlah kapal tanker yang tersedia untuk pengiriman domestik.

Pemerintahan Trump berpendapat bahwa pengecualian sementara terhadap undang-undang tersebut akan menurunkan biaya energi. Saat pengecualian tersebut mendekati batas waktu 30 hari, dampaknya terhadap harga minyak sangat kecil.

“Kemungkinan akan naik sekitar 3 sen di Pantai Timur dan mungkin akan naik di Pantai Teluk, tetapi perubahan ini sangat kecil sehingga tertutupi oleh lonjakan harga minyak, dan harga minyak terus naik,” kata Usha Haley, seorang profesor manajemen di Universitas Negeri Wichita, kepada Al Jazeera.

Faktanya, harga minyak memang terus naik di tengah konflik yang sedang berlangsung, yang mengganggu transit melalui Selat Hormuz.

Harga minyak melonjak tajam menyusul pengumuman Trump tentang blokade angkatan laut AS terhadap Iran.

Minyak mentah Brent, patokan internasional, naik lebih dari 8 persen pada hari Senin (13/4/2026) hingga mencapai lebih dari US$103 per barel.

Ini adalah pertama kalinya patokan harga minyak naik di atas ambang batas psikologis sebesar US$100 sejak Selasa pekan lalu, ketika harga melampaui US$111 per barel.

Fluktuasi Harga

Harga minyak telah mengalami fluktuasi yang sangat besar sejak serangan AS-Israel terhadap Iran, mendorong Teheran untuk memberlakukan blokade de facto di Selat Hormuz, jalur bagi sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam global.

Setelah mencapai US$119 bulan lalu, harga minyak Brent turun di bawah US$92 per barel pekan lalu setelah AS dan Iran mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu setelah lebih dari enam minggu perang.

Meskipun Iran telah mengizinkan sejumlah kapal secara terbatas untuk melintasi jalur tersebut, dengan syarat pemeriksaan dan otorisasi terlebih dahulu, jumlah kapal yang lewat berkurang drastis.

Meskipun gencatan senjata antara Washington dan Teheran secara resmi tetap berlaku hingga 22 April, hanya 17 kapal yang melintasi selat tersebut pada Sabtu lalu. Menurut perusahaan intelijen maritim Windward, jumlah itu turun dari sekitar 130 transit harian sebelum perang.//

 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Politikus Partai Demokrat Abdul El-Sayed (Dok:Reuters)
GLOBAL

Kemenangan El-Sayed Permalukan Kubu Pro-Israel

JAKARTA, Bisnistoday – Kemenangan Abdul El-Sayed di Michigan dalam pemilihan pendahuluan Partai...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Meletakkan Batu Pertama Pembangunan KDMP Dekai di Yahukimo

YAHUKIMO, Bisnistoday - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono melakukan peletakan batu pertama...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Wamenkop Lepas 86 Pekerja Migran ke Jepang

TANGERANG, Bisnistoday – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah melepas secara simbolis...

Kapal Tanker (Ilustrasi/dok:unsplash/scott-tobin)
GLOBAL

AS Mengklaim Perundingan Selat Hormuz Mengalami Kemajuan

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Luar Negeri Amerika Marco Rubio mengatakan pihaknya secara...