www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 7 November 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa BNI AM Optimis Pasar Modal Indonesia Catatkan Capaian Positif Tahun Ini
Bursa

BNI AM Optimis Pasar Modal Indonesia Catatkan Capaian Positif Tahun Ini

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – BNI Asset Management optimistis pasar modal di Indonesia pada 2024 ini akan mencatatkan capaian yang positif. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai sentimen pendukung yang terjadi pada tahun ini.

Direktur Investasi BNI Asset Management, Putut Endro Andanawarih menjelaskan pasar modal masih menjadi salah satu channel yang paling potensial untuk memberikan return yang optimal dalam pengelolaan kekayaan.

Menurutnya, salah satu sentimen yang mempengaruhi adalah penurunan suku bunga The Fed yang akan semakin mendukung pertumbuhan pasar modal Indonesia seiring dengan kembali masuknya relokasi dana ke negara berkembang seperti Indonesia.

Di samping itu, ekonomi Indonesia memiliki potensi kinerja yang sangat positif sehingga mampu memberi sentimen yang baik pada pasar modal.

“Jadi saya pikir investor jangan hanya menunggu, mulai lah dari sekarang. Kita juga melihat setiap kali The Fed menurunkan suku bunga, itu implikasinya perbaikan kinerja, baik pasar modal, terutama pasar saham maupun obligasi di negara-negara berkembang seperti kita,” katanya.

Menjadi Pondasi

Putut menjelaskan, capaian pasar modal pada 2023 telah menjadi fondasi yang baik bagi pasar modal Indonesia untuk melaju lebih baik lagi pada tahun ini. Hal ini akan membukakan kembali kesadaran para investor untuk tidak berpaling dari pasar modal Indonesia.

Sentimen dari dalam negeri saat ini banyak dipengaruhi oleh pemilu yang juga menjadi katalis positif untuk market melaju lebih bagus lagi ke depannya.

“Justru kita memang jangan menunggu. Mulai dari sekarang harusnya menjadi momentum yang baik untuk menata ulang portofolio para investor untuk melakukan rebalancing portfolio ke kelas-kelas aset di pasar modal seperti saham maupun obligasi. Karena peluangnya ada di depan,” lanjutnya.

Baca juga: BNI Optimis Kinerja Tangguh Pada Tahun 2024

Terkait dengan konflik geopolitik, Putut mengakui ada eskalasi kebijakan global yang mempengaruhi sentiment investasi ke depan. Namun, menurutnya hal ini justru menjadi kesempatan untuk mengoleksi aset-aset berkualitas dengan harga koreksi.

“Memang antisipasi memang perlu ada. Tapi belajar dari pengalaman, setelah ada koreksi maka akan ada reversal atau pembalikan. Nah ini memang kita perlu selalu ada di market dan belajar bagaimana menentukan posisi. Terlebih momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan itu ada,” pungkasnya

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Bursa

DIDIMAX Perkuat Literasi Perdagangan Berjangka Lewat Program Edukasi Komprehensif

JAKARTA, Bisnistoday.co.id, — DIDIMAX terus memperluas komitmennya dalam meningkatkan literasi perdagangan berjangka...

BursaBURSA & KORPORASI

OJK Catat Pembukaan 27,23 Juta Rekening Sepanjang Bulan Inklusi Keuangan 2026

BANDUNG, Bisnistoday.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembukaan 27,23 juta rekening...

Bursa

Raih Best Trading Education CNBC Indonesia Awards 2026, DIDIMAX Makin Perkuat Literasi Trading Nasional

JAKARTA, Bisnistoday.co.id,- DIDIMAX kembali menorehkan prestasi gemilang di industri perdagangan berjangka Indonesia....

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Masih Fluktuatif, Mirae Asset Ingatkan Pentingnya Fundamental Saham

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai ketidakpastian pasar global...