www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 13 Juni 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Bukan Sekadar Pajangan Dinding, Terungkap Alasan Kampus China Melirik Karya Visual Mahasiswa Universitas Mercu Buana
Humaniora

Bukan Sekadar Pajangan Dinding, Terungkap Alasan Kampus China Melirik Karya Visual Mahasiswa Universitas Mercu Buana

Mercu buana
Caption foto: Kolaborasi global UMB dan kampus China cetak desainer internasional lewat pameran branding komprehensif.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday,- Suasana koridor dan dinding galeri Universitas Mercu Buana tiba-tiba bertransformasi menjadi ruang pameran visual berskala internasional yang sarat akan makna mendalam bagi masa depan industri kreatif tanah air. Ratusan pasang mata terpaku menyaksikan kurasi karya komunikasi visual orisinal yang terpampang nyata dalam rangkaian acara International Symposium and Exhibition on Branding yang berlangsung dinamis selama dua hari berturut-turut.

Gelaran prestisius ini tidak sekadar menjadi ajang pamer kreativitas biasa, melainkan telah menjelma sebagai episentrum bertemunya inovasi desain mutakhir dari tiga institusi pendidikan tinggi lintas negara yang memiliki reputasi akademis solid.

Zhang Yiping dari Zhejiang Wanli membuka pameran dengan satu kalimat sederhana:

“Branding bukan soal logo, tapi soal cerita,” ucapnya.

Di sebelahnya, Jian Sun dari East China University mengamini. Sementara Wakil Rektor UMB, Dr. Irmulansati Tomohardji melihat deretan karya mahasiswa ini tak sekadar komunikasi antar budaya.

“Bagi kami, ini lebih dari pameran. Ini cara membangun komunikasi antarbudaya. Indonesia dan China bisa saling belajar lewat desain,” ujar Irmulsanti.

Di balik pameran, juga ada target besar UMB: mengirim lebih banyak mahasiswa ke China. Tapi bukan ke sembarang kota. Untuk seni, komunikasi, dan desain, UMB memilih Ningbo lewat Zhejiang Wanli dan Shanghai lewat East China University.

“Kalau teknik, kami ke Beijing Institute of Technology. Tapi untuk desain, fokus kami dua kota ini,” jelas Irmulansati.

Ambisi UMB tidak berhenti di China. Rusia, Korea, Taiwan, Arab Saudi, India, sudah masuk radar kerja sama. Lewat skema International Undergraduate Program (IUP), mahasiswa yang ikut wajib punya pengalaman kuliah di luar negeri. Syaratnya: TOEFL minimal 500, dan siap menambah biaya hidup sendiri.

“Mereka bisa pilih ke Malaysia, Korea, atau negara lain. Yang penting, mereka mulai menabung dari sekarang,” kata Irmulansati.

Alasan soal mereka diberangkatkan di semester 6, Irmulsanti menyebut, saat itu mahasiswa sudah punya bekal ilmu untuk skripsi di luar negeri.

‘Nantunya ijazah tetap dari UMB. Bedanya, di sertifikat akan tertulis: pernah studi satu tahun di luar negeri,” lanjutnya.

Acara ini sendiri akan ditutup Rabu sore dengan simposium dengan pembicara Zhang Yiping, Director of Sino-German Faculty of Branding, Zhejiang Wanli University. Lalu Jian Sun, Deputy Secretary of the Party Committee, School of Art, Design and Media, East China University of Science and Technology dan Dr. Irmulansati Tomohardjo, M.Si selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kelembagaan UMB.

Tiga pembicara, tiga perspektif, satu tujuan ini membuat UMB naik kelas ke level internasional. Dan lewat karya desain di dinding galeri itu, langkah pertama sudah terlihat nyata.(Adit)

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rawa-rawa Mesopotamia yang kini berada di wilayah Irak Selatan. (dok: Unsplash/hasan Majed)
GLOBALHumaniora

Melacak Peradaban, Ilmuwan Telusuri Jejak Sungai Efrat

JAKARTA, Bisnistoday - Seperti halnya Babilonia, kota terbesar di Mesopotamia kuno, Uruk,...

Humaniora

STT GDC Perkuat SDM Digital Indonesia Lewat Program Pelatihan dan Pemberdayaan

CIKARANG, Bisnistoday - STT Telemedia Global Data Centres (STT GDC) memperkuat sumber...

Humaniora

17.843 Peserta Ikuti SPMB, Kota Bandung Hadirkan Layanan yang Cepat dan Responsif

BANDUNG, Bisnistoday - Di tengah besarnya perhatian publik terhadap pelaksanaan penerimaan murid...

Konferensi Riset
Humaniora

Indonesia Bagikan Praktik Baik Transformasi Digital PAUD di Forum Asia Tenggara

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan peran aktif...