www.bisnistoday.co.id
Rabu , 23 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Politik & Keamanan FA UIB Jateng-DIY Mengecam Keras Pernyataan Zulkifli Hasan terkait Sholat dan Urusan Politik
Politik & Keamanan

FA UIB Jateng-DIY Mengecam Keras Pernyataan Zulkifli Hasan terkait Sholat dan Urusan Politik

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Front Aliansi Umat Islam Bersatu (FA UI) Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta (Jateng-DIY) yang merupakan wadah kumpulan Laskar-Laskar Islam di wilayah Jateng-DIY dan tidak berafiliasi dengan kekuatan politik dukungmendukung salah satu Capres Cawapres mengecam keras pernyataan guyonan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan terkait sholat dan urusan politik.

“Hal itu sudah masuk ke ranah penistaan agama dalam hal ini ibadah sholat. Umat islam di seluruh Indonesia pasti sakit hati dengan lelucon yang tidak lucu tersebut,” kata Anang Imanudin, dari FA UIB Jateng-DIY, Rabu,(20/12).

Seperti diketahui, beredar video pernyataan seoran ketua umum partai yaitu Zulkifli Hasan sebagai Ketua Umum PAN yang membuat lelucon politik dukung mendukung dengan urusan sholat.

Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas itu, oleh FAUI Jateng-DIY dianggap melecehkan ibadah Sholat. Zulhas dalam video tersebut menggambarkan ada kelompok yang dipengaruhi fanatisme terhadap salah satu pasangan capres-cawapres saat menjalankan sholat tidak berani melafalkan ‘Amin’ begitu imam selesai membaca Surat Al Fatihah.
Selain itu, Zulhas juga menggambarkan sekelompok umat Islam yang saking fanatiknya terhadap pasangan capres-cawapres sehingga tidak mau menjulurkan satu telunjuk jari saat tasyahud karena khawatir dikira mendukung paslon lain. Zulhas juga memeragakan dengan menjulurkan dua jari.

Lebih jauh ditegaskan, FA UIB Jateng-DIY tidak terima serta menuntut, pertama Zulikifli Hasan meminta maaf kepada semua umat Islam. Kedua copot Zulkifli Hasan dari Menteri Perdagangan kabinet Indonesia Maju. Ketiga, proses hukum Zulkifli Hasan apabila dinyatakan melakukan tindakan penistaam agama.
Keempat, FA UIB Jateng DIY mengimbau kepada semua politisi dan pelaku politik jangan membuat pernyataan atau guyonan yang menyinggung tentang rasa terutama masalah agama sebagai komoditas.

“Pernyataan sikap Front Aliansi Umat Islam Bersatu Jateng-DIY mewakili segenap Laskar Laskar Islam Jateng-DIY dan juga hati umat Islam Se-Indonesiasan Se-Dunia,” tandasnya.

Lecehkan Ibadah Sholat

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Muhyiddin Junaidi menyoroti beredarnya video Ketua Umum PAN Zulhas yang dianggap melecehkan ibadah sholat.
Kiai Muhyiddin menilai, pernyataan Zulkifli Hasan termasuk kategori penistaan agama.

“Dilihat dari aspek hukum sudah masuk dalam kategori penistaan agama dan bagian daripada upaya memperolok serta mempermainkan agama demi kepentingan politik,” ujarnya dalam pernyataan tertulisnya.

Untuk meluruskan hal tersebut, Kiai Muhyiddin meminta MUI untuk memanggil Zulhas untuk memberikan klarifikasi. “MUI diminta agar segera memanggilkan agar yang bersangkutan memberikan klarifikasi dan menarik pernyataan tersebut. Jika tidak, maka akan banyak pihak yang akan mengadukan beliau karena sudah menistakan agama Islam,” jelas tokoh Muhammadiyah itu.

Menurut Kiai Muhyiddin, pelecehan tersebut meneguhkan dan menegaskan kepada publik bahwa para pendukung Prabowo Subianto adalah kelompok yang menghalalalkan segala macam cara demi meraih tujuan. “Ini imbas dari perilaku dan pernyataan Prabowo Subianto yang sangat kontroversial terutama yang terkini ‘ndasmu etik’,” ungkapnya.

Baca juga: Panji Gumilang Akhirnya Ditersangkakan

Dengan sikap seperti itu, kata Kiai Muhyiddin, tak aneh jika mereka dianalogikan sebagai kelompok yang sudah kehilangan akal sehal. “Memutarbalikan fakta adalah hal yang biasa. Menjadikan ajaran agama sebagai candaan dan cemoohan dibenarkan selama itu mendatangkan manfaat dan menguntungkan,” tuturnya.

“Bahkan pernyataan Zulhas dapat ditafsirkan sebagai kultus individu terhadap Prabowo Subianto. Begitulah memang watak asli para penghianat dan penjilat di mana dengan mudah melakukan pelecehan, penghinaan dan segala bentuk distorsi demi mendapatkan keuntungaan sesaat,” tambah Kiai Muhyiddin./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra saat memberikan kuliah padaB.J. Habibie Memorial Lecture 2026 . (Adi/Bisnistoday)
Politik & Keamanan

Yusril Ajak Baca kembali Pemikiran Natsir dan Cita-Cita Habibie

JAKARTA, Bisnistoday— Masa depan Indonesia tidak cukup dibangun hanya dengan kekuatan ilmu...

Politik & Keamanan

Polda Metro Jaya Sebar Dua Sketsa Wajah Terduga Pelaku Kasus Kematian BS

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terbaru penyidikan kasus kematian BS,...

Partai Gelora
Politik & Keamanan

Revisi UU Pemilu Untuk Permudah Prosedur dan Mekanisme Pemilu

JAKARTA, Bisnistoday -Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Mahfuz Siidik...

Diskusi Paramadina
HEADLINE NEWSPolitik & Keamanan

Politik Kekuasaan Hanya Melahirkan Pejabat Yang Loyal Ketimbang Kompetensi

JAKARTA, Bisnistoday – Peneliti Senior Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof....