www.bisnistoday.co.id
Jumat , 28 Agustus 2026
Home NASIONAL & POLITIK Politik & Keamanan Fahri Hamzah Sebut Tiga Jenderal Mencla-mencle
Politik & Keamanan

Fahri Hamzah Sebut Tiga Jenderal Mencla-mencle

Partai Gelora
WAKETUM, Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Pernyataan calon presiden (capres) nomor urut 03, Ganjar Pranowo yang menyebut adanya jenderal mencla-mencle terkait arah dukungan di Pilpres 2024, kena ‘kick’ balik politisi Partai Gelora Fahri Hamzah.

Kata Fahri, Ganjar adalah petugas partai sehingga kesulitan menggunakan akal budinya secara merdeka.”Ganjar itu petugas partai, jadi dia kesulitan menggunakan seluruh akal budinya secara merdeka,” kata Fahri Hamzah melalui keterangan tertulisnya, Jumat (9/2).

Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran itu lantas mempertanyakan kepada Ganjar terkait dukungan di Pilpres 2009 untuk Prabowo Subianto. Menurut Fahri, pada 2009 lalu, eks Gubernur Jawa Tengah itu merupakan Tim sukses (timses) Prabowo Subianto.

“Kan bisa tanya Pak Ganjar, kenapa beliau dulu (Pilpres 2009) mendukung Pak Prabowo dalam tim sukses saat jadi wakil ibu Mega tahun 2009,” kata dia lagi.

Wakil Ketua Umum Partai Gelora itu juga mengungkit Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang mendukung Prabowo agar rekonsiliasi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Bahkan Megawati juga sempat hadir saat Menteri Pertahanan atau Menhan Prabowo membangun patung Soekarno di Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

“Ibu Mega mendukung Pak Prabowo dan Pak Jokowi rekonsiliasi dan menjadi Menteri Pertahanan, serta hadir di Kementerian Pertahanan untuk kegiatan yang dibuat oleh Pak Prabowo, termasuk ketika Pak Prabowo membangunkan Bung Karno patung berkuda di depan halaman Kemenhan,” jelasnya.

Pernyataan Ganjar

Menurut keterangan Fahri, bahwa Ganjar Pranowo dalam sambutannya saat menghadiri deklarasi dukungan PP Polri, di De Tjolomadoe, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Rabu (7/2) berbicara terkait adanya sikap mencla-mencle dari 3 orang jenderal.

Ganjar menyoroti pada Pemilu 2019, ada tokoh jenderal yang mengatakan untuk tidak memilih calon tertentu, karena latar belakangnya. Namun di Pilpres 2024 ini,  mereka para jenderal tersebut berada di kubu calon tersebut.

“Dua pemilu lalu, jenderal bintang 4 mengatakan ‘dia saya yang mecat’, begitu katanya. dalam salah satu diskusi kecil disampaikan, ‘bagaimana orang memilih itu, catatan sejarahnya begini psikologinya begini dan dipecat’. Itu mereka menyampaikan,” jelasnya.

“Bahkan satu lagi mengatakan, ‘hei pensiunan TNI, anda bodoh kalau milih orang yang kita pecat’. Dan tiga-tiganya orang yang ngomong itu sekarang berada pada kubu di sana,” sambung Ganjar lagi.

Bahkan, Ganjar terang-terangan menyebut nama para jenderal yang dimaksudnya adalah Jenderal (Purn) Wiranto, Jenderal (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, dan Jenderal (Purn) Agum Gumelar.

“Ada Pak Wiranto, ada Pak Agum, terakhir Pak Luhut kalau tidak salah menyampaikan dukungannya dan beliau-beliau ada rekamannya menyampaikan itu,” ungkapnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Politik & Keamanan

Puan Maharani Jelaskan Alasan Tak Temui Langsung Massa AMPB di DPR

JAKARTA, Bisnistoday-Kehadiran massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di kompleks DPR RI...

Waketum Gelora
Politik & Keamanan

Fahri Hamzah Soroti Pentingnya Seni Mengelola Negara dan Kepemimpinan Lintas Generasi di Era AI

JAKARTA, Bisnistoday - Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman sekaligus Wakil Ketua...

Politik & Keamanan

Pesan Prabowo kepada Petugas HUT ke-81 RI: Terus Bawa Semangat Merah Putih

JAKARTA, Bisnistoday - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada...

AKSI demo BEM UI
Politik & Keamanan

BEM UI Gelar Aksi Demontrasi Membawakan Delapan Tuntutan

JAKARTA, Bisnistoday - Ratusan mahasiswa berjaket kuning, yang tergabung dalam Badan Eksekutif...