www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 17 Oktober 2026
Home EKONOMI Sektor Riil GAPKI Catat Ekspor Sawit Olahan Meningkat
Sektor Riil

GAPKI Catat Ekspor Sawit Olahan Meningkat

GAPKI
DIREKTUR EKSEKUTIF Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) MUkti Sardjono./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mencatat ekspor olahan kelapa sawit mengalami kenaikan, sedangkan stok cenderung turun.”Produksi CPO  pada September serta Produksi PKO pada Agustus mengalami peningkatakan,” ujar Direktur Eksekutif GAPKI, Mukti Sardjono dalam keteranganya di Jakarta, Selasa (21/11).

Mukti menjelaskan secara terperinci bahwa produksi CPO bulan September adalah 4.143 ribu ton naik 7,5% dari produksi bulan Agustus sebesar 3.855 ribu ton demikian juga dengan produksi PKO yang naik menjadi 394 ribu ton dari 366 ribu ton di bulan Agustus atau naik 7,6%.

Direktur Ekskutif GAPKI dalam keteranganya mengatakan, total konsumsi dalam negeri bulan September mencapai 1.979 ribu ton turun 2,9% dari konsumsi bulan Agustus sebesar 2.037 ribu ton.

“Penurunan terbesar terjadi pada biodiesel yang turun dari 956 ribu ton di bulan Agustus menjadi 924 ribu ton di bulan September diikuti oleh untuk pangan dari 898 ribu ton menjadi 865 ribu ton. Konsumsi oleokimia naik menjadi 190 ribu ton di bulan September dari 183 ribu ton di bulan Agustus,” urainya.

Berdasarkan data GAPKI, total ekspor di bulan September mengalami kenaikan sebesar 29,9% menjadi 2.693 ribu ton dari 2.073 ribu ton di bulan Agustus. Kenaikan terbesar terjadi pada ekspor olahan CPO dari 1.245 ribu ton pada bulan Agustus menjadi 1.968 ribu ton di bulan September.

Sementara, ekspor olahan PKO juga mengalami kenaikan dari 78 ribu ton di bulan Agustus menjadi 130 ribu ton di bulan September sedangkan ekspor oleokimia mengalami penurunan dari 416 ribu ton di bulan Agustus menjadi 333 ribu ton di bulan September.

“Penurunan ekspor terbesar terjadi untuk tujuan China dari 920 ribu ton di bulan Agustus menjadi 781 ribu ton di bulan September sedangkan untuk tujuan India dari 744 ribu ton di bulan Agustus menjadi 352 ribu ton di bulan September,” terang Mukti Sardjono.

“Dengan stok awal September sebesar 3.238 ribu ton, produksi 4.537 ribu ton, konsumsi sebesar 1.979 ribu ton dan ekspor 2.693 ribu ton, maka stok akhir September adalah 3.103 ribu ton yang lebih rendah dari stok akhir Agustus sebesar 3.238 ribu ton,” tuturnya.//

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Pameran China Expo
Sektor Riil

Promosi Terpadu di CAEXPO 2026 Tiongkok Catat Potensi Transaksi Rp2,03 Triliun

NANING, Bisnistoday.co.id - Paviliun Indonesia berhasil mencatatkan potensi transaksi hingga USD 113,88...

Perkuat Kepedulian dan Manfaat bagi Masyarakat, PTPN IV PalmCo gelar aksi donor darah. (Dok:PTPN)
Sektor Riil

Perkuat Kepedulian pada Masyarakat, PTPN IV PalmCo Gelar Aksi Donor Darah

JAKARTA, Bisnistoday – Dalam rangka memperingati Hari Palang Merah Indonesia (PMI), karyawan...

Harga Emas
Sektor Riil

Kerja Sama SICPA-Peruri Securink, Keamanan Produk EMASKU® Makin Terjamin

BANDUNG, Bisnistoday  -  PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) memperkuat keamanan produk emas...

Usaha Mikro
Sektor Riil

Kisah Ketekunan Usaha Mikro Asal Klaten Membangun Bisnis Hingga Menembus Pasar Global

KLATEN, Bisnistoday - Cerita menembus pasar global tidak selalu berasal dari perusahaan...